Konten Media Partner

HUT ke-46, KNPI Ternate Ziarah Makam Sultan Baabullah

29 Juli 2019 9:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tampak Kapolres Ternate, Azhari Juanda bersama Ketua KNPI Ternate, Sahrony A Hirto ikut dalam prosesi ziarah. Foto: Rajif Duchlun/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Tampak Kapolres Ternate, Azhari Juanda bersama Ketua KNPI Ternate, Sahrony A Hirto ikut dalam prosesi ziarah. Foto: Rajif Duchlun/cermat
ADVERTISEMENT
Minggu (28/7) pagi, sekira pukul 09.50 WIT, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ternate bersama rombongan melakukan ziarah makam Sultan Baabullah di Kelurahan Foramadiahi, Kecamatan Ternate Pulau, Ternate, Maluku Utara. Ziarah ini sendiri dalam rangka merayakan hari ulang tahun KNPI yang ke-46.
ADVERTISEMENT
Rombongan itu terdiri dari Kapolres Kota Ternate, Azhari Juanda bersama personilnya, pihak TNI, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan, pemuda Foramadiahi, Keluarga Malamo Ternate (Karamat), dan pengurus DPK KNPI Ternate Pulau. KNPI Ternate bersama rombongan berjalan kaki dari pemukiman sekira 300 meter untuk sampai di makam Sultan Baabullah Datu Syah.
Prosesi ziarah makam Sultan Baabullah. Foto: Rajif Duchlun/cermat
Posisi pemukiman di Kelurahan Foramadiahi sendiri berada di ketinggian sekira 600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara lokasi makam sultan Ternate ke-24 itu berada lebih tinggi ke arah lembah pegunungan.
Cermat berkesempatan ikut dalam kesempatan ziarah itu. Berjalan melewati rimba pepohonan pala serta cengkih seolah merasakan sensasi masa lalu Ternate sebagai pusat rempah-rempah dunia. Terlihat juga banyak tumbuh pohon durian yang menjulang tinggi di sekitar lembah.
Seorang pemuka agama tampak menabur daun pandan di atas makam Sultan Baabullah. Foto: Rajif Duchlun/cermat
Dari ketinggian itu, dapat melihat hamparan rumah-rumah yang berada jauh di kaki gunung Gamalama. Laut yang luas dan perahu-perahu yang ditambatkan di pesisir Ternate Pulau. Tidak hanya itu, bisa juga melihat sejumlah gunung di kejauhan seperti sedang berdiri berjajar, yaitu Gunung Tidore, Mare, Moti, dan Makian.
ADVERTISEMENT
Setelah sampai, KNPI Ternate bersama rombongan dipersilakan ke sebuah bangunan. Area makam itu dipagari dan terdapat tirai dari kain berawarna hijau. Di tempat itu, sang sultan penguasa 72 pulau berada. Untuk masuk, semua alas kaki harus dilepas. Empat orang pemuka agama masuk lebih dulu disusul yang lain. Doa pun mulai dibacakan. Suasana sontak terasa begitu khidmat. Orang-orang terlihat khusyuk mengikuti prosesi ziarah.
Usai prosesi itu, cermat menyambangi Khatib Mado Manyira, Sumarno Arsad. Mado Manyira sendiri merupakan jabatan perwakilan yang ada di Masjid Heku Kesultanan Ternate, yang mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan sunah dan fardu suatu ibadah. Sumarno memang hadir dalam kesempatan ziarah tersebut.
Makam Sultan Baabullah di Kelurahan Foramadiahi, Ternate Pulau, Ternate. Foto: Rajif Duchlun/cermat
Sumarno menyebut kegiatan yang dilaksanakan KNPI Ternate patut diberi apresiasi. “Kegiatan yang sangat mendukung adat dan budaya yang ada di Maluku Utara ini. Suatu kebanggan bahwa ada generasi penerus yang melanjutkan budaya atau ritual daripada orang tua kita,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
Ia mengatakan, kedepan nanti, kegiatan-kegiatan yang dibuat juga berkaitan dengan perihal agama. Sebab menurutnya, Ternate memiliki adat yang bersendikan agama. “Supaya berjalan sesuai dengan torang (kami) punya moto atau tujuan orang tua tadi. Seperti ratib, zikir, perlu torang kasih tingkatkan lagi,” ucapnya.
Sebelum masuk ke area makam, diharuskan lepas alas kaki. Foto: Rajif Duchlun/cermat
Sumarno sendiri sangat berharap Sultan Baabullah segera dijadikan sebagai pahlawan nasional. “Sangat layak dan pantas. Maka hargailah jasa-jasa Sultan Baabullah yang sudah berjuang untuk daerah ini,” katanya.
Kapolres Ternate, Azhari Juanda, yang ditemui cermat di area makam, pun memberikan apresiasi kepada KNPI Ternate. Ia mengatakan, kegiatan seperti ini dapat merawat serta memelihara keberadaan situs-situs sejarah. “Apalagi ini makam Sultan Baabullah yang merupakan orang yang sangat berjasa terhadap kejayaan Ternate,” kata Azhari.
ADVERTISEMENT
Dengan melaksanakan ziarah, diakuinya, supaya generasi muda tidak lupa dengan sejarah beserta kontribusi yang diberikan oleh para leluhur. “Tentunya ini menjadi sinyal positif bagi generasi muda lain, tidak hanya KNPI, mungkin komunitas-komunitas lain bisa melakukan hal yang sama,” ungkapnya.
Foto bersama Kapolres Ternate, Azhari Juanda bersama pengurus KNPI Ternate, usai prosesi ziarah. Foto: Rajif Duchlun/cermat
Ia juga berharap, Sultan Baabullah dapat segera menjadi salah satu pahlawan nasional, sebagimana Sultan Nuku dari Tidore, yang sudah lebih dulu ditetapkan sebagai pahlawan nasional. “Ahli-ahli sejarah, orang tua kita, harus saling mendukung satu sama lain, untuk memberikan dukungan rekan-rekan KNPI maupun pihak yang memperjuangkan Sultan Baabullah menjadi pahlawan nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Ternate, Sahrony A Hirto, yang ditemui cermat di lokasi yang sama, menuturkan, alasan dibuatnya ziarah ini selain untuk merayakan hari ulang tahun KNPI, juga untuk mendukung Sultan Baabullah sebagai pahlawan nasional.
ADVERTISEMENT
“Jadi kiranya, dua poin penting. Satu kita mengenal diri dan tahu batas diri atau mengenal kebudayaan kita sendiri. Kedua untuk mendukung Sultan Baabullah menjadi pahlawan nasional yang Insyaallah nanti tanggal 11 itu dilakukan Seminar Nasional di Ternate,” ujar Sahrony.
Melalui ziarah ini, ia berharap, generasi muda dapat mengenal situs-situs sejarah maupun beberapa titik keramat yang sudah mulai dilupakan. “Ini cara kami KNPI Ternate tahun ini untuk mengenalkan basis kebudayaan kita pada generasi muda. Ini juga bisa menjadi perhatian instansi terkait, sebagai wisata religi,” paparnya.
Prosesi ziarah itu pun diakhiri dengan pembersihan area makam. Malamnya, diakui Sahrony, kegiatan akan dilanjutkan dengan pembacaan doa serta sarasehan di Pendopo Kesultanan Ternate. “Iya, sebentar malam ada doa. Satu rangkaian kegiatan juga,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
---
RajifDuchlun