Ini Tanggapan APPSI Ternate Soal Kehadiran Alfamidi

Informasi rencana hadirnya salah satu jaringan toko swalayan, yakni Alfamidi di Ternate mendapat tanggapan dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ternate.
Ketua APPSI Ternate, Sarman Saroden, kepada cermat, Senin (28/10), mengatakan, sebelumnya ia sempat kaget saat mendengar adanya izin Alfamidi.
Pekan lalu, Sarman memang sempat membuat postingan menolak kehadiran Alfamidi. Namun, postingan tersebut kini sudah tidak dapat dilihat lagi.
"Setelah saya mengeluarkan status (postingan di Facebook) saya konfirmasi, memang saya belum tahu ada pemberitahuan dari pemerintah kota Ternate terkait keberadaan Alfamidi," kata Sarman.
Sarman bilang, setelah itu, ia dihubungi beberapa pihak yang berkompeten di bidang perdagangan dan perizinan.
"Mereka mengatakan bahwa Alfamidi masuk ini ada izin, penyebaran pun tidak sampai ke luar kota. Dalam kota saja, itu pun berpusat di beberapa titik," ucapnya.
Rencananya, lanjut Sarman, melalui informasi yang ia dapat dari Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman, dari 20 gerai Alfamidi yang akan dibangun, baru 4 gerai yang dalam waktu dekat mulai didirikan.
"Setelah saya koordinasi dengan Pak Wali Kota, beliau mengatakan, izinnya (alfamidi) baru masuk 4, tapi dia mintanya 20 titik (tempat dibangunnya alfamidi), tapi ini belum selesai semua," tuturnya.
Sebelumnya, pihaknya memang merasa khawatir kehadiran swalayan serba ada ini, akan berdampak pada pedagang kecil di Ternate.
"Namun dijelaskan oleh Pak Wali Kota bahwa itu sudah diperhitungkan secara ekonomi, pemerintah merasa bahwa tidak akan membawa dampak yang besar terhadap pedagang kecil," jelasnya.
"Jadi tinggal memang ada kebijakan terkait dengan titik-titiknya. Nanti diatur kembali. Nanti APPSI akan diundang bantu memberikan masukan," sambungnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ternate, Muhdi Nurdin, saat dihubungi cermat pekan lalu, belum bisa memberikan komentar mengenai izin Alfamidi melalui aplikasi pesan singkat.
Ia mengaku tidak sedang berada di Ternate. "Nanti saya balik. Nanti di Ternate," jawab Muhdi, singkat.
Tepat pada 21 Oktober 2019, cermat mendatangi kantor DPMPSTP Ternate, sekitar pukul 14.00 WIT. Namun, sejumlah staf yang ditemui mengaku Muhdi sedang tidak berada di kantor.
Dihubungi kembali melalui aplikasi pesan singkat, namun belum juga direspon.
Meski hari itu, mobil dinas Muhdi sedang diparkir di sebelah kantor, namun menurut keterangan sejumlah staf, mobil tersebut sementara tidak dibawa oleh Muhdi.
Senin (28/10) siang tadi, cermat juga menyambangi kembali kantornya. Hanya saja, belum berkesempatan bertemu. "Beliau belum datang kantor," ujar salah satu staf.
