Kumparan Logo
Konten Media Partner

Lagi, 1 Korban Terbakarnya Smelter PT IWIP Meninggal Dunia

Cermatverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Saat smelter PT IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengalami kebakaran. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Saat smelter PT IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengalami kebakaran. Foto: Istimewa

Rysfandi (25), salah satu korban terbakarnya Smelter A tungku 1 milik perusahaan tambang PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, meninggal dunia pada Senin malam (21/6).

Karyawan asal Ngolo, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, enam korban ledakan mengalami luka bakar dan dirawat di RSP. Tercatat, sampai ini sudah dua yang meninggal dunia, yakni Arif Yunus (35) dan Rusfandi. Arif mengembuskan napas terakhir pada Minggu (20/6).

Para karyawan yang mengalami luka bakar parah itu sempat dirawat di RSUD Chasan Boesoirie, Ternate, sampai akhirnya dirujuk ke RSP di Jakarta Selatan.

Humas PT IWIP, Agnes Ide Megawati, kepada wartawan membenarkan kabar meninggalnya Rusfandi.

“Benar, korban meninggal tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB. Pagi tadi pukul 06.10 WIB jenazah diantar tim IWIP Jakarta dan keluarga ke Maumere, NTT,” ucap Agnes saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Selasa (22/6).

Soal kondisi empat karyawan lainnya yang juga ikut menjadi korban, Agnes bilang keempatnya hingga kini masih menjalani perawatan di RSP.

"Masih dalam perawatan," tandasnya.