Kumparan Logo
Konten Media Partner

Maluku Utara Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Cermatverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atap salah satu rumah warga di Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, Maluku Utara rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu 16 Januari 2021 pukul 11.30 WIT. Foto: Warga
zoom-in-whitePerbesar
Atap salah satu rumah warga di Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, Maluku Utara rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu 16 Januari 2021 pukul 11.30 WIT. Foto: Warga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ternate, Maluku Utara (Malut), memperkirakan hujan bakal sering melanda Malut pada awal tahun 2021 ini. Hujan akan turun sepanjang Januari hingga Februari.

Prakirawati BMKG Ternate Dewi Madiong kepada cermat mengatakan, BMKG pusat telah memperkirakan mulai Jumat (15/1) hingga Minggu (17/01) di wilayah Maluku Utara akan terbentuk kumpulan-kumpulan awan cumulonimbus.

“Adanya awan cumulonimbus yang dapat mengakibatkan hujan lebat,” jelas Dewi, Sabtu (16/1).

Dewi menambahkan, BMKG pusat juga memperkirakan hingga tanggal 21 Januari di wilayah Maluku Utara masih terjadi potensi hujan.

kumparan post embed

“Dari BMKG Ternate memperkirakan hujan masih terjadi sampai besok, terutama di wilayah Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Ternate, Tidore, sedangkan wilayah Halmahera Timur dan Halmahera Tengah terjadi hanya di beberapa tempat,” jelasnya.

Dewi bilang, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Sula dan Taliabu, selama 5 hari ke depan berpotensi hujan lebat.

“Di wilayah Kepsul dan Taliabu diperkirakan 5 hari ke depan berpotensi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat Maluku Utara tetap waspada akan terjadinya angin kencang dan hujan lebat.

“Waspada terjadi angin kencang dan hujan intensitas lebat hingga tanggal 21 Januari, terjadi fluktuatif yang dapat menyebabkan gelombang tinggi, pohon tumbang serta longsor dan banjir,” pungkas Dewi. --- Samsul Hi Laijou