Kumparan Logo
Konten Media Partner

Polisi Kesulitan Usut Kasus Pembunuhan 3 Orang Warga di Hutan Halmahera

Cermatverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prarekonstruksi kasus pembunuhan di hutan Halmahera. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Prarekonstruksi kasus pembunuhan di hutan Halmahera. Foto: Istimewa

Pembunuhan di Hutan Halmahera, Maluku Utara, yang menewaskan tiga warga pada April lalu hingga kini belum ada titik terangnya.

Polres Halmahera Tengah mengaku kesulitan mengusutnya lantaran keterangan sejumlah saksi tidak sinkron satu sama lain dan tidak sesuai dengan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolres Halmahera Tengah AKBP Nico A Setiawan kepada cermat mengatakan, penyidik hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan.

“Kasus ini nggak mudah. Kejadian di dalam hutan sedangkan keterangan saksi nggak kuat untuk mengarah siapa pelakunya. Proses lidik terus berjalan tapi kami belum bisa membuka perkembangan lidik yang penyidik lakukan sampai benar-benar yakin siapa pelakunya,” ucap Nico, Selasa (24/8).

Menurut Nico, keterangan saksi-saksi kepada penyidik tidak sinkron satu sama lain, bahkan keterangan itu tidak sesuai hasil olah TKP.

“Keterangan saksi yang tidak sinkron satu sama lain dan tidak sesuai dengan hasil olah TKP menjadi kendala yang dihadapi oleh penyidik dalam mengungkap kasus ini,” akunya.

Dalam waktu dekat penyidik akan kembali ke dalam hutan untuk mendalami TKP. Nico berharap ada bukti baru yang akan ditemukan.

“Harapannya ada bukti-bukti yang tercecer yang terlewatkan saat olah TKP awal sehingga dapat membuat lebih terang siapa pelakunya,” pungkasnya.