Potret Semarak HUT ke-29 Halmahera Tengah

Suasana meriah terlihat di Pendopo Falcino, Weda, Kamis pagi (31/10), dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Halmahera Tengah.
Tampak ribuan orang memadati area gelaran HUT yang berpusat di ibu kota kabupaten ini. Mulai sejak 10.00 WIT, warga dibuat takjub ketika Bupati Edi Langkara bersama Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani memasuki pendopo.
Dikawal sejumlah orang berpakaian Tarian Coka Iba, tarian khas Halmahera Tengah, Bupati dan Wakil Bupati kemudian diarak masuk diiringi nyanyian dari beberapa perempuan paruh baya bernada khas.
Berbeda dengan perayaan HUT pada umumnya. Gelaran yang dibuat Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah ini terasa sekali nuansa daerahnya.
Dari pemimpin upacara hingga Bupati pun menggunakan bahasa daerah. Hanya pembawa acara saja yang menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan bahasa daerah Halmahera Tengah.
Saat bendera daerah akan diarak masuk ke lapangan dan diberikan ke Bupati, tampak seorang lelaki dengan pakaian berwarna merah menari. Menggunakan parang dan salawaku (perisai) lelaki paruh baya itu terlihat lincah dan sangat garang menggerakan tubuhnya.
Para pembawa bendera lalu masuk diiringi tabuhan tifa dan gitar gambus, dengan nyanyian bernada magis dari dua perempuan paruh baya.
Suasana semakin khidmat kala Karnaval Budaya diisi oleh sejumlah orang dari beragam latar suku di Indonesia masuk ke lapangan. Dari orang tua hingga anak-anak tampak antusias mengikuti karnaval tersebut.
HUT ini juga diisi marching band dari para pelajar. Acara semakin meriah setelah 150 pelajar menampilkan Tarian Lalayon. Salah satu tarian yang paling digemari semua usia di daerah ini. Para pelajar itu terlihat lincah dan kompak menari.
Diakhir acara, semua tamu undangan bersama Bupati dan Wakil Bupati turun ke depan pendopo, mengikuti prosesi lepas balon udara.
"Baronda Halteng!" teriak ribuan orang, sambil melepas balon-balon dengan beragam warna itu terbang ke langit negeri Fagogoru ini.
