Kumparan Logo
Konten Media Partner

Potret Semarak HUT ke-29 Halmahera Tengah

Cermatverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tarian Coka Iba, salah satu tarian dari negeri Fagogoru, ditampilkan saat HUT ke-29 Kabupaten Halmhaera Tengah. Foto: Rajif Duchlun/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Tarian Coka Iba, salah satu tarian dari negeri Fagogoru, ditampilkan saat HUT ke-29 Kabupaten Halmhaera Tengah. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Suasana meriah terlihat di Pendopo Falcino, Weda, Kamis pagi (31/10), dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Halmahera Tengah.

Tampak ribuan orang memadati area gelaran HUT yang berpusat di ibu kota kabupaten ini. Mulai sejak 10.00 WIT, warga dibuat takjub ketika Bupati Edi Langkara bersama Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani memasuki pendopo.

Ribuan orang bersama Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah melepas balon ke langit Halmahera Tengah. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Dikawal sejumlah orang berpakaian Tarian Coka Iba, tarian khas Halmahera Tengah, Bupati dan Wakil Bupati kemudian diarak masuk diiringi nyanyian dari beberapa perempuan paruh baya bernada khas.

Seorang lelaki mengarahkan yel-yel HUT Halmahera Tengah pada ratusan penari dan kelompok marching band di depan pendopo. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Berbeda dengan perayaan HUT pada umumnya. Gelaran yang dibuat Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah ini terasa sekali nuansa daerahnya.

Karnaval Budaya pada HUT Halmahera Tengah yang ke-29. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Dari pemimpin upacara hingga Bupati pun menggunakan bahasa daerah. Hanya pembawa acara saja yang menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan bahasa daerah Halmahera Tengah.

Bupati Edi Langkara saat menerima bendera daerah. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Saat bendera daerah akan diarak masuk ke lapangan dan diberikan ke Bupati, tampak seorang lelaki dengan pakaian berwarna merah menari. Menggunakan parang dan salawaku (perisai) lelaki paruh baya itu terlihat lincah dan sangat garang menggerakan tubuhnya.

Para penabuh musik khas dan dua perempuan paruh baya yang bernyanyi dengan nada magis. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Para pembawa bendera lalu masuk diiringi tabuhan tifa dan gitar gambus, dengan nyanyian bernada magis dari dua perempuan paruh baya.

Bupati dan Wakil Bupati diarak musik dengan tarian Coka Iba. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Suasana semakin khidmat kala Karnaval Budaya diisi oleh sejumlah orang dari beragam latar suku di Indonesia masuk ke lapangan. Dari orang tua hingga anak-anak tampak antusias mengikuti karnaval tersebut.

Karnaval Budaya pada HUT Halmahera Tengah yang ke-29. Foto: Rajif Duchlun/cermat

HUT ini juga diisi marching band dari para pelajar. Acara semakin meriah setelah 150 pelajar menampilkan Tarian Lalayon. Salah satu tarian yang paling digemari semua usia di daerah ini. Para pelajar itu terlihat lincah dan kompak menari.

Karnaval Budaya pada HUT Halmahera Tengah ke-29. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Diakhir acara, semua tamu undangan bersama Bupati dan Wakil Bupati turun ke depan pendopo, mengikuti prosesi lepas balon udara.

Karnval Budaya pada HUT Halmahera Tengah yang ke-29. Foto: Rajif Duchlun/cermat

"Baronda Halteng!" teriak ribuan orang, sambil melepas balon-balon dengan beragam warna itu terbang ke langit negeri Fagogoru ini.

Anak-anak juga meramaikan Karnaval Budaya pada HUT Halmahera Tengah yang ke-29. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Karnaval budaya dari beragam suku di Indonesia. Foto: Rajif Duchlun/cermat
Ratusan anak-anak dengan lincah dan kompak menampilkan Tarian Lala. Foto: Rajif Duchlun/cermat
Warga tampak antusias bersama tamu undangan melepas balon-balon ke langit. Foto: Rajif Duchlun/cermat