Kumparan Logo
Konten Media Partner

Protes Omnibus Law, Massa Aksi di Ternate Gelar Salat Jenazah

Cermatverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Massa aksi menggelar salat jenazah sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah dan DPR. Foto: Rajif Duchlun/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Massa aksi menggelar salat jenazah sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah dan DPR. Foto: Rajif Duchlun/cermat

Ribuan massa yang berasal dari Universitas Khairun Ternate mendatangi Gedung DPRD Kota Ternate pada Kamis (8/10) guna memprotes pengesahan UU Omnibus Law (Cipta Kerja).

Massa melakukan salat jenazah sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai mengkhianati rakyat. Sebuah keranda yang dibumbui kalimat 'RIP DPR RI' diletakkan di jalanan tepat di depan Kantor DPRD.

Azan dikumandangkan dan suasana sunyi menyelinap di antara pendemo. Seorang pendemo maju dan bertindak sebagai imam. Sontak, ribuan massa tersebut khidmat mengikuti jalannya salat jenazah. Salat jenazah itu kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh imam.

Pengurus BEM Perikanan Unkhair, Fadli, dalam orasinya menganggap pengesahan UU Cipta Kerja membawa dampak buruk bagi para petani serta di nelayan. Regulasi ini, kata dia, adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.

"Pengesahan UU Omnibus Law hanya akan membawa bencana. Menimbulkan kerusakan lingkungan terutama bagi daerah kepulauan seperti Maluku Utara," ucapnya.