Revitalisasi Pasar Inpres Bastiong Ternate Sedot APBD Rp 3 Miliar
·waktu baca 2 menit

Pemerintah Kota Ternate menganggarkan Rp 3 miliar melalui APBD tahun 2022 untuk revitalisasi Pasar Inpres Bastiong.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan saat ini sudah masuk proses pelelangan.
"Sudah masuk ULP (Unit Layanan Pelelangan). Tahun ini juga langsung diperbaiki," ucap Rizal, kepada wartawan, Rabu (27/4).
Rizal bilang, total anggaran yang dialokasikan tersebut untuk perbaikan jalan masuk ke kawasan pasar. "Akan dihotmix," tandasnya.
Selain itu, akan dilakukan pelebaran jalur dengan membongkar gerbang masuk di pintu utama pasar. "Untuk mempermudah akses masuk masyarakat," katanya.
Sedangkan site plan pasar akan ditata ulang. Baik lahan parkir, gorong-gorong, hingga lantai 2 yang tak difungsikan. "Akan dioptimalkan lagi," katanya.
Untuk bangunan, kata Rizal, akan didorong melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 atau sumber pendanaan lainnya.
Menanyakan keberadaan Pasar Syariah di Kelurahan Sasa, Ternate Selatan, diakui Rizal bahwa sejauh ini belum terlalu berfungsi.
Namun Rizal berjanji ke depan kawasan tersebut bakal masuk sentra ekonomi baru. Dengan begitu, geliat ekonomi akan tumbuh.
Menurutnya, keberadaan pasar tersebut nomenklaturnya syariah. Tapi penerapannya konvensional.
Ke depan, akan dipertahankan statusnya sebagai Pasar Syariah dengan mengandeng Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).
"Kita harap Pasar Syariah Kelurahan Sasa ini jadi pilot projetnya BPRS," pungkasnya.
---
Sansul Sardi
