Kumparan Logo
Konten Media Partner

Soal Aksi Warga Hiri, Wali Kota Ternate: Kan Tuntutannya Sudah Diakomodir

Cermatverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman. Foto: Rizal Syam/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman. Foto: Rizal Syam/cermat

Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman angkat bicara soal aksi protes warga Kecamatan Pulau Hiri yang menuntut agar pemerintah kota segera membangun dermaga penyeberangan sekaligus mengingatkan agar tuntutan itu tidak dipolitisir.

Dalam demo yang dilakukan di Kelurahan Togolobe pada Minggu (4/10) itu massa aksi juga mengancam bakal memboikot Pemilihan Wali Kota yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 nanti.

Sebelumnya, Koordinaor Aliansi Masyarakat Pulau Hiri, Wawan Ilyas mengaku mencurigai adanya gelagat dari pihak-pihak tertentu untuk mencoba mempolitisasi tuntutan tersebut.

"Mereka memanfaatkan momen politik Pilkada untuk mengejar kepentingan pribadi dan mencoba gagalkan kepentingan umum orang Hiri. Ini tindakan busuk, memalukan, dan tidak boleh dibiarkan," katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak semua masyarakat Hiri agar tak terpengaruh dengan politik sesaat.

Demonstrasi yang dilakukan di Pulau Hiri. Foto: Wawan Ilyas.

Sementara itu, Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman menilai ancaman pemboikotan Pilkada semestinya tak perlu terjadi, sebab tuntutan masyarakat Hiri sudah diakomodir.

“Kenapa ada ancam-ancam begitu, kan sudah diakomodir (tuntutannya),” ucap Burhan, Senin (5/10).

Ia mengaku tak mengharapkan tindakan semacan itu terjadi. Sebab kata dia, sebagai warga negara, masyarakat Hiri harus turut menyukseskan agenda demokrasi tersebut.

Lebih lanjut ia menegaskan, Pemerintah Kota Ternate sudah memasukkan rencana pembangunan dermaga Hiri dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2020. Hanya saja, ia mengakui untuk pengerjaan penuhnya baru bisa dilakukan pada tahun depan, dengan menggunakan APBD induk 2021.

“Cuma pembangunannya kita sesuaikan dengan sisa waktu (tahun anggaran). Karena butuh anggaran yang agak banyak. Intinya pemerintah akomodir tuntutan masyarakat Hiri, baik di APBD Perubahan maupun APBD induk 2021,” katanya.

Sementara itu, fraksi Nasdem dan Demokrat dalam Sidang Paripurna terkait penyampaian pandangan terhadap nota keuangan APBD Perubahan 2020 mengingatkan Wali Kota Ternate agar menepati janjinya untuk membangun dermaga Hiri.

Sedangkan Rustam Saribula, anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan IV yang meliputi Kecamatan Pulau Hiri, Kecamatan Ternate Pulau, dan Kecamatan Batang Dua mengaku pembangunan dermaga Hiri sudah menjadi prioritas dalam APBD Perubahan maupun APBD induk 2021.

“Ini kan semua tergantung pembahasan, APBD Perubahan saja sampai sekarang belum tuntas. Insya Allah besok kami serahkan ke Badan Anggaran. Tapi itu sudah menjadi skala prioritas,” tandasnya.