Kumparan Logo
Konten Media Partner

Tiba di Jailolo, Kapal KM. Nusantara 3 Disemprotkan Disinfektan

Cermatverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu petugas Tim Satgas Covid-19 Halbar, saat memeriksa petugas kapal KM. Nusantara 3 menggunakan alat termometer. Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu petugas Tim Satgas Covid-19 Halbar, saat memeriksa petugas kapal KM. Nusantara 3 menggunakan alat termometer. Foto: istimewa

Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (KUPP) Kelas II Jailolo, bekerjasama dengan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP), Tim Satuan Tugas (Satgus) penanganan COVID-19 dan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Polres Halbar melakukan penyemprotan cairan Disinfektan di kapal tola laut KM. Nusantara 3.

Hal itu dilakukan karena kapal KM. Logistik Nusantara 3 baru tiba dari Surabaya, kemudian sandar di Pelabuhan Matui Kecamatan Jailolo, Halbar, Maluku Utara.

kepala KUPP, Rahman Soamole mengatakan, penyemprotan disinfektan yang dilakukan di kapal tol laut, karena kru kapal berasal dari daerah terpapar COVID-19.

Salah satu petugas KKP, saat menyemprotkan cairan Disinfektan di kapal tola laut KM. Nusantara 3. Foto: istimewa

"Sehingga saat kapal tiba di pelabuhan Matui, tim langsung melakukan pemeriksaan suhu tubu para kru kapal dan penyemprotan cairan disinfektan di kapal untuk mensterilkan penyebaran COVID-19,"ungkap Rahman kepada cermat, Kamis (09/04)

Rahman bilang, sesuai protap tim Satgus, setiap warga yang baru tiba dari daerah terpapar COVID-19, harus dilakukan karantina mandiri selama 14 hari.

"Sehingga kru kapal yang jumlahnya sebanyak 19 orang itu selama berada di Jailolo tidak bisa berkeliaran dan hanya bisa berdiam diri di kapal," katanya.

Petugas KUPP Kelas II Jailolo, bekerjasama dengan petugas KKP, Tim Satuan Tugas (Satgus) penanganan Covid-19 dan PMI serta polisi melakukan penyemprotan cairan Disinfektan di kapal tola laut KM. Nusantara 3. Foto: istimewa

"Kondisi kesehatan kru kapal dalam kondisi normal, namun sesuai protap harus dilakukan karantina mandiri, sehingga kru kapal tidak bisa berkeliar dan tetap berdiam diri di kapal atau areal pelabuhan," tambahnya.

Sementara Sekertaris Tim Satgus COVID-19 Halbar, Imran Lolori mengatakan, saat ini penyebaran virus di Indonesia sudah mulai meluas, sehingga siapa saja yang baru tiba dari zona merah atau daerah yang sudah terpapar Corona virus harus dilakukan pemeriksaan kesehatan dan langsung melakukan karantina secara mandiri.

"Semua instansi terkait memiliki tujuan yang sama yakni memutus mata rantai penyebaran Covid-19, olehnya itu, kami berharap masyarakat juga turut terlibat melakukan pencegahan corona virus dengan cara berdiam diri di rumah sesuai anjuran pemerintah," pungkasnya.

---

Zulfikar Saman