Uji Coba E-Parking di 2 Titik, Pemkot Ternate Hasilkan Puluhan Juta Per Bulan
·waktu baca 3 menit

Pemerintah Kota Ternate kini telah menerapkan sistem pengelolaan parkir berbasis elektronik atau E-Parking di sejumlah titik di Ternate, Maluku Utara.
Dalam menerapkan sistem E-Parking ini, Pemkot Ternate bekerja sama dengan pihak ketiga, CV Stwor.
Direktur CV Stwor, Sarif Hidayat mengatkan, saat ini pihaknya telah memberlakukan E-Parking di Bandara Udara Sultan Babullah Ternate. Rencananya di Pelabuhan Semut dan Pasar Higienis akan menyusul diberlakukan. Selain itu, di parkiran Jatiland Mall dalam tahap koordinasi.
Meski begitu, CV Stwor sudah melakukan uji coba sistem pengelolaan parkir di pelabuhan Semut Mangga Dua, Kota Ternate Selatan sejak 1 Juli 2022 hingga 19 September 2022.
“Uji coba tersebut berhasil mendapat omset yang cukup signifikan, sehingga data tersebut menjadi dasar untuk CV STWOR melakukan investasi atau penerapan E-Parking,” kata Sarif pada cermat, Selasa (20/9).
Sementara di parkiran Pasar Higienis, sudah dilakukan penerapan sistem uji coba sejak tanggal 3 September 2022.
Walau masih tahap uji coba, menurut ia, parkiran pelabuhan Semut dan parkiran pasar Higienis per bulan bisa menghasilkan puluhan juta rupiah.
Sesuai data yang diterima, untuk pengelolaan parkir di pelabuhan Semut, pihak Stwor sudah melakukan penyetoran retribusi parkir, terhitung sejak bulan Juli hingga Agustus 2022 ke Pemkot Ternate.
Kendaraan roda dua yang terdata di pelabuhan Semut Mangga Dua sejak Juli 2022, sebanyak 4770 sepeda motor, ditambah 1022 roda empat. Jumlah kendaraan tersebut menyumbangkan omset Rp 12.606.000.
Sedangkan di bulan Agustus 2022, jumlah kendaraan roda dua sebanyak 4061 dan roda empat 1145 dengan total omset Rp 11.557.000.
“Bulan September hingga kini, total kendaraan yang terdata yaitu 2528 roda dua dan 107 roda empat, dengan total omset Rp 7.177.000,” bebernya.
Sementara, untuk pengelolaan parkir di pasar Higienis, tutur Sarif, pihaknya baru mulai menerapkan sistem uji coba sejak tanggal 3 September 2022 dengan pendapatan yang cukup signifikan.
“Untuk pasar Higienis jumlah kendaraan yang telah kami data sejak 3 September 2022 hingga saat ini, yaitu kendaraan roda dua sebanyak 14.725 dan kendaraan roda empat 139, dengan total retribusi sebesar Rp 29.867000,” katanya.
Dalam uji coba pengelolaan parkir oleh CV Stwor itu, pihaknya berhasil menghabiskan 10 sampai 15 buku karcis dalam satu hari.
Menurutnya, kerja sama antara CV Stwor dengan Pemkot Ternate dalam pengelolaan parkir menggunakan sistem bagi hasil, 40 persen untuk Pemkot Ternate dan 60 persen untuk CV Stwor.
"60 persen untuk kami pihak ketiga, karena dari jumlah nilai itu ada komponen gaji dan biaya operasional yang harus kami tanggung,” akuinya.
Berdasarkan data yang dimiliki, menurut Sarif, sangat berpotensi untuk diterapkan sistem E-Parking.
“Sangat berpeluang untuk diterapkan pengelolaan sistem parkir elektronik,” akuinya.
Sarif menambahkan, selama ini pengelolaan parkir masih dilakukan secara manual sehingga belum bisa dihitung tarif progresif bagi kendaraan yang parkir dengan durasi yang lama.
Hal itu seperti di pelabuhan Semut, kendaraan banyak yang parkir dengan durasi yang lama, tetapi masih sama tarifnya, karena belum bisa menghitung jam masuk-keluar kendaraan.
“Namun jika ke depan sudah resmi diterapkan E-Parking, maka kendaraan yang parkir lama akan dikenakan tarif progresif,” ucapnya.
General Manager CV Stwor, M. Rizal Efendi menambahkan, sejak Juli hingga Agustus 2022, pihaknya sudah memberikan kontribusi kepada Pemkot Ternate melalui dinas terkait.
“Nilai yang diberikan untuk PAD Kota Ternate dari CV Stwor, jika dilihat dari pengelolaan parkir sebelumnya, justru hasil ini lebih tinggi,” katanya.
Maka dari itu, sambung ia, ke depan pihaknya akan mengoptimalkan sistem pengelolaan parkir di Pelabuhan Semut Kota Ternate supaya bisa menjadi primadona parkir.
“Karena di situ parkiran padat. Tapi rata-rata pengguna parkir di pelabuhan Semut itu semuanya pengguna pasif atau masuk pagi keluar sore,” pungkasnya.
