Video: Patroli Jam Malam di Ternate untuk Cegah COVID-19
Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) melalui Maklumat Wali Kota Ternate memberlakukan jam malam dengan menutup aktivitas warga untuk mencegah penyebaran corona virus disease atau COVID-19.
Maklumat tersebut dengan nomor 440/27/2020, tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona.
Hal ini juga untuk memperketat penerapan menjaga jarak fisik atau physical distancing maupun social distancing, masyarakat di Ternate. Selain meniadakan kegiatan yang menghadirkan banyak orang, seluruh aktivitas warga baik pedangang dan lainnya dibatasi hingga pukul 21.00 WIT.
Pantauan kru cermat di lapangan, aktivitas masyarakat di pasar Higienis, tepatnya di pusat Kota Ternate, hingga jalan Pahlawan Revolusi, Ternate Tengah, masih ramai pada pukul 20.00 WIT. Beberapa pedangang masih menjajakan daganganya.
Pada pukul 21.00 WIT, pasar Higienis mulai sunyi. Seluruh pedagang mulai menutup aktivitas jualannya. sepanjang jalan Pahlawan Revolusi ditutup. Dijaga oleh Dishub dan anggota Polres Ternate, yang masuk dalam Gugus Tugas Kota Ternate.
Salah satu anggota Dishub Kota Ternate, ketika ditemui cermat pekan lalu mengatakan, suasana sunyi di jalan seperti ini, mengingatkan ia pada tahu 1999, ketika terjadi konflik horizontal di Maluku-Maluku Utara. "Bedanya, saat ini, kita dihapkan dengan wabah virus," ungkapnya.
Sementara itu, Gatot Basir, Kabid Angkutan Darat Dishub Kota Ternate mengatakan, setiap malam, pihaknya bersama dengan Polres Kota Tenate, dan TNI melakukan patroli malam dan mengimbau agar masyarakat tetap berada di rumah. Tidak beraktivitas lagi pada malam hari sesuai imbauan Wali Kota.
Gatot bilang, saat patroli, memang masih ditemui warga yang melakukan aktivitas. Ia berharap, imbauan Wali Kota dipatuhi oleh seluruh masyarakat.
"Kita sudah berusaha siang hari malam. Bahkan meninggalkan anak-isteri di rumah, bertugas untuk memutus mata rantai virus corona. Jadi, tolong untuk warga agar mengikuti imbauan ini," ujar Gatot.
