Konten Media Partner

Warga Minta DPRD Maluku Utara Perhatikan Talud Pesisir Pantai

28 Januari 2022 19:51 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pesisir pantai batas Kelurahan Sango dan Kelurahan Tarau yang terkena abrasi. Foto: SAR/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Pesisir pantai batas Kelurahan Sango dan Kelurahan Tarau yang terkena abrasi. Foto: SAR/cermat
ADVERTISEMENT
Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Ternate - Halmahera Barat, Husni Bopeng, mengaku saat reses di Kelurahan Sango, Kamis (27/1), warga meminta agar memerhatikan kondisi talud dari arah Kelurahan Tabam dan Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara.
ADVERTISEMENT
"Penakanan aspirasi masyarakat ini karena usulan ini sudah berulang-ulang dari Musrenbang ke Musrenbang tidak pernah direalisasi oleh Pemerintah Kota Ternate," ucap Husni, Jumat (28/1).
Ia bilang, saat terjadi abrasi dan musim ombak selalu membuat warga merasa khawatir.
"Dan juga ada beberapa usulan termasuk ada musala dan saluran drainase sepanjang area di jalan provinsi," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Sango, Rustam Alting, mengaku reses yang dilakukan Husni Bopeng merupakan kesempatan bagi warga untuk menyuarakan kepentingan mendesak di kelurahan.
"Ini setiap tahun diusulkan tetapi sampai saat ini belum terealisasi, khusus Kelurahan Sango sepanjang 750 meter akibat belum terealisasinya talud ini saat bencana air pasang beberapa waktu lalu, pesisir pantai dan rumah warga di RT 1, 2, dan 5 rusak," jelas Rustam.
ADVERTISEMENT
"Respons dari dia (Husni Bopeng) sangat baik, yaitu dia akan mengawal masalah ini di Dinas PUPR Malut maupun Pemkot Ternate," pungkasnya. (SAR)