Manfaat Dahsyat Puasa Ramadhan untuk Kesehatan Jiwa dan Raga

Membantu masyarakat Indonesia membuat keputusan keuangan dengan Cermat dan Tepat! Temukan produk keuangan terbaikmu di Cermati.com.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Cermati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang selalu dinantikan seluruh umat Islam di dunia, termasuk Indonesia. Di mana wajib berpuasa selama satu bulan penuh.
Puasa artinya menahan diri dari haus, lapar, dan hawa nafsu. Jadi, tidak hanya puasa makan dan minum saja, tetapi juga menjaga pikiran dan hati.
Setiap hari selama Ramadhan, puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Lamanya sekitar 12-13 jam. Itu untuk muslim di Tanah Air.
Baca Juga: 7 Cara Alami Menurunkan Kadar Gula dalam Darah saat Puasa
Bahkan di negara tertentu, puasa Ramadhan dilakukan selama sekitar 22-23 jam sehari. Waktu tersebut bisa disebut puasa terlama di dunia.
Berpuasa jangan cuma jadi ajang untuk diet. Lebih dari itu, puasa memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan fisik maupun mental kamu.
Gak percaya? Simak ulasan manfaat puasa khususnya untuk kesehatan jiwa dan raga berikut ini:
1. Mengikis depresi atau stres
Berpuasa sebulan penuh secara berturut-turut ternyata dapat membuat kamu gembira.
Ini karena keluarnya hormon endorfin yang bisa memberi energi positif. Produksi hormon endorfin dalam tubuhmu akan meningkat.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Puasa Ramadan, Boleh Gak Sih?
Hormon endorfin yang meningkat akan membantumu meredakan depresi, stres, cemas, dan rasa sakit. Sehingga perasaanmu akan lebih bahagia, serta semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
2. Meningkatkan kesehatan otak
Saat puasa Ramadhan, biasanya jadi semakin religius. Solat, tadarusan, membaca shalawat, hingga kegiatan keagamaan lainnya yang membuatmu lebih dekat dengan Sang Pencipta.
Hal-hal inilah yang dapat memunculkan pikiran-pikiran positif di otak. Dalam otak, terdapat protein yang bermanfaat meningkatkan dan melindungi sel otak, serta kesehatan sistem saraf.
Baca Juga: Ibu Hamil Mau Bayar Fidyah Puasa? Ini Ketentuannya
Otak terlindungi dari berbagai macam kerusakan yang dapat menimbulkan kesehatan mental. Protein tersebut dapat ditingkatkan salah satunya dengan puasa.
3. Memperbaiki suasana hati
Menjalankan ibadah puasa sehari penuh tidak selalu mulus. Kerap diwarnai godaan dari dalam diri maupun luar.
Bila berhasil melalui puasa dengan lancar, rasanya sangat puas. Seperti kamu telah berhasil menyelesaikan sebuah misi tertentu. Apalagi kalau sukses puasa sebulan, girang bukan kepalang.
Karena perasaan senang tersebut, suasana hatimu bisa berubah. Dari yang tadinya bad mood, jadi good mood. Yang pasti menjadi lebih baik.
Baca artikel selengkapnya, disini!
