kumparan
Tekno & Sains18 Februari 2020 17:22

SNMPTN 2020 Dibuka, Begini Tips Biar Lolos dan Diterima di Kampus Negeri

Konten kiriman user
SNMPTN.jpg
Cermati.com, Jakarta – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dibuka sejak Jumat, 14 Februari 2020, kemarin pukul 14.00 WIB oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
ADVERTISEMENT
SNMPTN ini sebagai tahap awal yang harus diikuti pelajar SMA/K sederajat jika ingin menempuh pendidikan tingkat lanjut di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian.
“Setiap siswa dimohon untuk memperhatikan kerangka jadwal dan waktu selama proses pendaftaan SNMPTN,” kata Mohammad Nasih, Ketua LTMPT seperti yang dikutip dari laman Detik.
Adapun jadwal SNMPTN 2020 yang dilansir dari laman media sosial Instagram @kemendikbud.ri, antara lain pendaftaran akan berlangsung sampai 27 Februari 2020, tahap seleksi akan dimulai pada 28 Februari – 3 April 2020. Lalu pengumuman hasil seleksi SNMPTN pada 4 April 2020.
Pendaftaran SNMPTN dianggap selesai jika peserta sudah mencetak Kartu Tanda Peserta SNMPTN. Namun, bagi pelajar yang tidak mencetak kartu tersebut, maka peserta tidak diikutsertakan pada tahap seleksi SNMPTN 2020.
ADVERTISEMENT
Bagi peserta yang mengalami gangguan saat proses pendaftaran atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar SNMPTN, segera hubungi nomor layanan pusat bantuan di 0804-1-450-450 atau juga bisa melalui situs https://halo.ltmpt.ac.id.
Tips Lolos SNMPTN 2020
Setiap pelajar pastinya sangat menginginkan lolos SNMPT dan kuliah di PTN impian. Agar bisa terwujud, ikuti beberapa tips lolos SNMPTN 2020 berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber, di antaranya:
1. Grafik Nilai Rapor Stabil atau Meningkat
Nilai rapor menjadi salah satu ketentuan dari kelolosan SNMPTN. Nilai rapor yang dilihat panitia SNMPTN mulai dari semester 1 hingga 5. Perlu diketahui, nilai rapor ini tidak dilihat dari peserta memiliki nilai sempura saja, seperti 95 atau 100.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, ketentuan dari SNMPTN adalah peserta yang berhak lolos memiliki grafik nilai di setiap mata pelajaran cenderung stabil atau mengalami peningkatan.
Misalnya saja di pelajaran Matematika, stabil di angka 85 atau meningkat mulai di semester awal 75, kemudian 80, lanjut menjadi 85 dan seterusnya.
Untuk itu, setiap calon peserta perlu melihat dan meneliti kembali grafik nilai di setiap pelajaran dari semester 1 – 5. Jangan sampai ada nilai pelajaran yang menurun di tengah semester, lalu meningkat lagi di semester berikut. Kondisi nilai seperti ini kemungkinan tidak lolos SNMPTN.
Baca artikel selengkapnya di sini.