Konten dari Pengguna

Tak Perlu Panik! Ini 6 Tips Atasi Kartu Kredit yang Dibobol

Cermati

Cermativerified-green

Membantu masyarakat Indonesia membuat keputusan keuangan dengan Cermat dan Tepat! Temukan produk keuangan terbaikmu di Cermati.com.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Cermati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak Perlu Panik! Ini 6 Tips Atasi Kartu Kredit yang Dibobol
zoom-in-whitePerbesar

Secara keseluruhan, kartu kredit memang menawarkan banyak kemudahan sekaligus keuntungan bagi para pengguna. Maka tak heran kalau kartu sakti ini semakin diminati oleh banyak orang. Namun sayang, karena banyak peminat, kartu kredit sangat rentan terhadap tindak kriminalitas.

Buktinya bisa dilihat di sekitar Anda, jumlah kasus pembobolan kartu kredit semakin banyak.

Baca Juga: Waspada Penipuan Kartu Kredit! Oknum Minta Nomor Kartu dan CVV

Ada yang kartu kreditnya dicuri begitu saja, ada yang melalui cara hipnotis, pihak ketiga, dan masih banyak lagi. Jumlah korban pun diprediksi akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Lantas, apa yang harus dilakukan saat kartu kredit dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab? Yuk, simak dalam beberapa tips berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber:

1. Jangan panik!

Memang, bersikap tenang saat kehilangan sesuatu itu adalah hal yang agak mustahil dilakukan. Apalagi kalau ada kaitannya dengan uang, pasti bisa terbawa pikiran sampai berhari-hari. Hal yang wajar, tapi jangan biarkan dirimu dilanda rasa panik yang berlebihan.

Kepanikan hanya akan membuat pikiranmu stuck, jadi kamu tidak bisa berpikir jernih mengenai upaya yang mesti dilakukan sehubungan dengan dibobolnya kartu kredit. Sebisa mungkin, tenanglah!

Tarik napas dalam-dalam, lalu buang, dan lakukan ini berulang kali sampai kamu merasa agak mendingan. Setelah itu, ingat-ingat alur cerita pembobolan kartu kredit. Ini akan memudahkan proses penyelidikan lanjutan, sehingga pelaku mudah ditemukan.

Baca Juga: Tips Berhasil Membuat Kartu Kredit Pertama Bagi Milenial

2. Segera telepon call center

Sama seperti saat kamu kehilangan sesuatu, maka yang selanjutnya dilakukan adalah menghubungi seseorang yang bisa membantu. Mengingat urusannya dengan pihak bank, maka telepon ke nomor call center dari bank yang bersangkutan. Kemudian, laporkan masalah pembobolan data kredit yang kamu alami.

Informasikan juga perihal nominal transaksi terakhir yang dibayarkan menggunakan kartu kredit. Jika nantinya ada transaksi di luar yang disebutkan, bisa dipastikan itu adalah ulah hacker atau pencuri, sehingga bank tidak akan menagihkan biaya itu kepada kamu.

Berikan informasi yang jelas mengenai nominal, tempat berbelanja, sekaligus waktunya untuk memudahkan proses pelacakan transaksi pada kartu kredit. Call center aktif selama 24 jam, jadi kamu bisa menelepon kapan saja saat dibutuhkan.

Baca Juga: Tips Menjaga Keamanan Kartu Kredit

3. Blokir kartu kredit lewat m-banking

Menariknya, beberapa bank telah menyediakan layanan pemblokiran kartu kredit melalui m-banking, lho! Ini tentunya akan semakin memudahkan kamu untuk menindaklanjuti kasus pembobolan kartu kredit yang baru saja dialami.

Kamu tidak perlu telepon call center atau datang ke kantor dari bank yang bersangkutan, karena kamu bisa lakukan pemblokiran sendiri.

Keakuratan dan keamanan bisa dipastikan terjamin karena bank pada umumnya sudah menggunakan sistem keamanan yang canggih untuk menjamin data-data nasabah.

Tugasmu selanjutnya adalah mencari tahu bank yang menawarkan layanan blokir lewat m-banking ini. Ketika kartu kredit dibobol, maka kamu bisa bertindak cepat sebelum hacker menggunakan kartu kreditmu semena-mena.

Baca cara cepat mengatasi kartu kredit yang dibobol selengkapnya, disini!