Fenomena Perubahan Iklim

Tulisan dari cesariana ambarwati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Isu lingkungan yang semakin hari menarik perhatian dunia menjadi masalah bagi keberlangsungan hidup manusia.
Para ahli yang bergabung dalam pengamat iklim di seluruh dunia mengevaluasi jurnal ilmiah yang kemudian dari hasil evaluasi itu diberikan ke pada praktisi lingkungan agar dapat diterapkan di kehidupan nyata secara benar.
Fenomena perubahan iklim ditafsirkan mengandung karbondioksida dengan konsentrasi angka 450 ppm yang jika melebihi dari angka 450 ppm dapat memberikan dampak yang sangat besar pada geografi dunia.
Di 2017 satelit MOAA telah mengukur konsentrasi karbondioksida di angka 450 ppm, angka ini di khawatirkan terus bertambah lebih cepat jika aksi yang penduduk dunia lambat. Sebagai contoh negara Amerika yang saat ini telah menarik diri bagi nya perubahan iklim adalah momentum dimana Industri dapat merubah perspektif bisnisnya menjadi lebih ramah lingkungan.
Selain itu pemerintah Indonesia memperkirakan pada tahun 2050 sekitar 64% orang indonesia akan tinggal di perkotaan sedangkan lahan di perkotaan yang semakin hari semakin minim.
Saat ini peran yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah bagaimana memanfaatkan peluang yang ada dari tata sistem masyarakat yang telah ada. Dari bidang bisnis bagaimana mereka mengembangkan peluang yang ada.
