KKN UNDIP Dampingi Digitalisasi Arsip Desa Rejosari guna Tingkatkan Efisiensi

Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hawaa Sakhiyyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Desa Rejosari, 7 Agustus 2024 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP), Hawaa Sakhiyyah, melaksanakan program multidisiplin pendampingan digitalisasi arsip desa menggunakan scanner kepada para perangkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu perangkat desa dalam mengelola dan menyimpan data administrasi secara lebih efisien dan aman melalui teknologi digital.

Program multidisiplin ini dilakukan pada Rabu, 7 Agustus 2024 bertempat di Balai Desa Rejosari. Program pendampingan ini diikuti oleh beberapa perangkat Desa Rejosari, diantaranya adalah Bu Santi, Bu Sinta, dan Mbak Shofi. Kegiatan ini dimulai dengan penjelasan materi tentang pentingnya digitalisasi arsip dalam meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas. Dijelaskan bahwa dengan mengubah arsip fisik menjadi digital, proses pencarian dan pengelolaan data akan menjadi lebih cepat dan mudah, serta meminimalisir risiko kehilangan atau kerusakan dokumen penting.
Setelah penyampaian materi, Hawaa memberikan pelatihan teknis mengenai cara penggunaan scanner dan pengelolaan file digital. Para peserta diajarkan cara penggunaan scanner dimulai dari menginstal driver scanner kemudian dilanjutkan langkah-langkah scanning dokumen, penyimpanan file dalam format yang sesuai, serta pengorganisasian folder agar mudah diakses.
Program multidisiplin ini merupakan suatu upaya dalam membantu Desa Rejosari menuju desa digital. Program ini juga merupakan respon terhadap kebutuhan desa dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi. Para perangkat desa yang mengikuti pelatihan ini merasa sangat terbantu, seperti yang disampaikan oleh Bu Sinta “Pelatihan ini sangat membantu kami dalam men-scann dokumen-dokumen penting yang dimiliki oleh desa”.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan Desa Rejosari dapat mengelola arsip dan data administrasi dengan lebih baik, sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat.
