KKN UNDIP: Optimalisasi Perpustakaan Desa guna Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hawaa Sakhiyyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro, Hawaa Sakhiyyah, melaksanakan program kerja monodisiplin "Optimalisasi Fungsi Perpustakaan Desa guna Meningkatkan Minat Kunjung Perpustakaan serta Minat Baca" di Desa Rejosari. Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali peran perpustakaan desa sebagai pusat belajar dan informasi bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 6 Agustus 2024 ini dihadiri oleh anak-anak SD yang ada di Desa Rejosari. Program ini diawali dengan penyuluhan terkait optimalisasi penggunaan perpustakaan desa, upaya optimalisasi penggunaan perpustakaan desa, serta tujuan optimalisasi penggunaan perpustakaan desa. Adapun optimalisasi penggunaan perpustakaan desa merupakan suatu upaya untuk memaksimalkan fungsi dan layanan perpustakaan desa agar lebih efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
Setelah pemberian sedikit materi, program kerja monodisiplin ini dilanjutkan dengan kegiatan yang menarik yaitu bercerita. Mengadakan kegiatan menarik merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mengoptimalisasikan fungsi perpustakaan desa. Memaksimalkan koleksi, fasilitas, dan layanan perpustakaan serta memberikan pelayanan yang ramah dan profesional merupakan beberapa upaya lain yang dapat dilakukan guna mengoptimalisasi fungsi perpustakaan desa.
Pada kegiatan kali ini Hawaa sebagai sang pendongeng menceritakan kisah tentang “Celengan Babi Ungu” dan “Hantu Jari Telunjuk”. Hawaa dan Tim KKN tidak hanya memberikan cerita secara percuma, setelah menceritakan kisah tersebut dilanjutkan dengan memberikan pertanyaan “Apa saja pesan moral yang bisa diambil dari kedua cerita tersebut?”. Para anak-anak pun memberikan jawaban mereka dengan penuh semangat dan saling melengkapi satu sama lain. Selain bercerita juga terdapat sesi tanya jawab terkait cita-cita yang dimiliki oleh anak-anak yang ada di Desa Rejosari.
Dengan adanya program serta kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan angka kunjungan di Perpustakaan Desa Rejosari dan membangkitkan lagi semangat membaca di kalangan masyarakat Rejosari khususnya anak-anak. Di samping itu perpustakaan yang dikelola dengan baik dan memiliki program-program menarik, diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, akan tetapi bisa juga menjadi pusat kegiatan belajar sambil bermain yang menyenangkan dan bermanfaat bagi seluruh warga Desa Rejosari.
