Mahasiswa KKN Unand Ajak Masyarakat Membuat Kompos dari Limbah Pasar

Mahasiswa - Universitas Andalas
Konten dari Pengguna
15 Agustus 2022 13:32
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Chairun Nisa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto : Dokumentasi Pembuatan Kompos bersama Masyarakat Simabur (https://www.instagram.com/kknsimabur22/)
zoom-in-whitePerbesar
Foto : Dokumentasi Pembuatan Kompos bersama Masyarakat Simabur (https://www.instagram.com/kknsimabur22/)
ADVERTISEMENT
Batusangkar- Mahasiswa KKN Unand ajak masyarakat membuat kompos dari limbah pasar yang bekerjasama dengan BPRN (Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari) Simabur (2/09/22)
ADVERTISEMENT
Mahasiswa yang sedang malaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Simabur membuat pupuk kompos dengan memanfaatkan bahan-bahan organik limbah pasar. Limbah Pasar yang dikumpulkan biasanya berupa sisa sayur-sayuran, buah-buahan hingga dedaunan. Mahasiswa mengumpulkan limbah pasar ini pada sore hari disaat pasar sudah mulai tutup beroperasi. Limbah yang dikumpulkan selanjutnya dipotong menjadi bagian kecil supaya mudah diurai.
Bahan-bahan dalam pembuatan kompos ini juga sederhana dan mudah dikumpulkan yaitu larutan gula merah, cairan4M, air, ember serta akar bambu yang memiliki kandungan bakteri baik dalam penguraian dan cocok untuk tanah.Dalam proses pembuatan kompos ini , masyarakat tinggal mencampurkan semua bahan dengan perbandingan 1:1 dan semua bahan diaduk dan dimasukan ke dalam ember.
ADVERTISEMENT
Setelah itu tunggu kurang lebih dalam waktu 14 hari dan harus diaduk sekali 3 hari untuk mendapatkan hasil yang baik. Dalam proses sosialisasi pembuatan kompos ini, dipandu oleh 3 orang Mahasiswa yaitu Ilham Wibowo, Siti Rahmah dan Firdhalistia Putri.
Dalam sambutannya , Fidha menyatakan bahwa sosialisasi pembuatan kompos merupakan proker utama untuk Nagari Simabur ini
“ Sosialisasi Kompos dari bahan organic limbah pasar merupakan proker utama dalam KKN di Nagari Simabur. Hal ini dikarenakan , mata pencarian dari masyarakat Simabur pada umumnya adalah pedangan dan petani, sehingga singkron dan akan saling menguntungkan apabila menyosialisasikan pembuatan kompos dari limbah pasar kepada masyarakat”
Masyarata serta wali nagari berharap dengan adanya sosialisasi pembuatan kompos dari limbah pasar ini dapat berguna kedepannya bagi masyarakat Simabur, karena pasar yang beroperasi hampir setiap hari ini memiliki banyak limbah yang sebelumnya tidak tau akan diolah menjadi apa.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020