Konten dari Pengguna

Sama-sama Hebat! FBD UB Ajak Anak SD Kenali Kesetaraan Gender Sejak Dini.

Charity Harmony Blessing I

Charity Harmony Blessing I

Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya

·waktu baca 4 menit

comment
10
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Charity Harmony Blessing I tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam era kesadaran Kesetaraan Gender yang semakin meningkat, acara "Sama-sama Hebat" dari FBD 46 UB KOMPAK berhasil menginspirasi siswa kelas 3 SDN 01 Sumberbening untuk mematahkan stereotip tradisional. Anak-anak membuktikan bahwa profesi seperti perawat atau supir truk tidak lagi terikat gender. Kliping karya mereka menjadi simbol bahwa cita-cita anak bisa mencapai langit! Acara "Sama-sama Hebat" hadir sebagai wadah untuk mengenal peran tanpa batas, di mana setiap individu, tanpa memandang gender, memiliki kesempatan yang sama untuk mengejar cita-cita mereka. Melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif, acara ini bertujuan untuk menghapus stereotip gender yang masih mengakar dalam masyarakat.

Acara ini ditujukan khusus untuk siswa kelas 3 SD di SDN 01 Sumberbening. Dengan jumlah peserta 19 anak, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang kesetaraan gender dan pentingnya mengejar cita-cita tanpa batasan. Melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat menyerap materi dengan baik dan merasa terinspirasi.

Mengenal Gender: Lebih dari Sekadar Identitas

Gender bukan hanya sekadar label yang melekat pada diri seseorang, tetapi juga mencakup cara kita berperilaku, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam acara ini, peserta diajak untuk memahami bahwa identitas gender tidak membatasi kemampuan seseorang. Misalnya, laki-laki sering dipanggil "Mas" dan cenderung terlibat dalam aktivitas fisik seperti bermain bola, sementara perempuan dipanggil "Mbak" dan seringkali terlibat dalam kegiatan kreatif seperti memasak atau menggambar. Namun, pertanyaannya adalah: Apakah semua itu harus dibatasi oleh gender?

Salah satu fokus utama dari acara "Sama-sama Hebat" adalah untuk menantang dan menghapus stereotip yang menganggap bahwa aktivitas tertentu hanya boleh dilakukan oleh satu jenis kelamin. Dalam sesi tanya jawab yang interaktif, anak-anak diajak untuk berdiskusi tentang cita-cita mereka. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menciptakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme.

“Apakah laki-laki bisa jadi perawat?”

Tentu saja! Perawat adalah profesi yang membutuhkan empati dan kepedulian, dan siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan, bisa melakukannya.

“Perempuan bisa jadi supir truk?”

Tentu saja! Banyak perempuan hebat yang mengemudikan truk dan bis dengan sangat baik, membuktikan bahwa kemampuan tidak mengenal gender.

“Kalau cowok suka memasak, boleh nggak jadi koki?”

Tentu saja! Banyak koki terkenal adalah laki-laki, dan memasak adalah seni yang bisa dinikmati oleh siapa saja.

“Cewek bisa jadi pemadam kebakaran?”

Tentu saja! Keberanian dan kemampuan tidak mengenal gender, dan perempuan juga bisa menjadi pahlawan dalam profesi ini.

Kegiatan menggambar cita-cita.

Kegiatan Menggambar Cita-Cita: Ekspresi Tanpa Batas

Setelah diskusi yang menggugah semangat, anak-anak diajak untuk menggambar cita-cita mereka. Kegiatan ini bukan hanya sekadar menggambar, tetapi juga merupakan bentuk ekspresi diri yang penting. Setiap anak menulis: “Aku ingin jadi ______. Siapa pun bisa!” Dengan semangat yang tinggi, anak-anak terlihat antusias menggambar cita-cita mereka, menciptakan karya yang penuh warna dan imajinasi.

Siswa maju ke depan untuk menjelaskan mimpinya.

Di akhir kegiatan, dua orang siswa, satu laki-laki dan satu perempuan, maju ke depan untuk merangkum materi yang telah dipelajari. Mereka dengan percaya diri menjelaskan tentang pentingnya kesetaraan gender dan bahwa setiap orang, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki hak untuk mengejar cita-cita mereka. Momen ini menjadi sorotan, menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya memahami materi, tetapi juga berani berbicara di depan umum.

Luaran Karya: Kliping Cita-Cita Anak

Sebagai luaran dari kegiatan ini, anak-anak membuat kliping yang berisi gambar-gambar cita-cita mereka. Kliping ini berfungsi sebagai pengingat bahwa cita-cita tidak memandang gender dan jenis kelamin. Setiap gambar yang mereka buat mencerminkan impian dan harapan mereka, menegaskan bahwa semua anak hebat dan bisa menjadi apa saja yang mereka inginkan.

Acara "Sama-sama Hebat" bukan hanya sekadar pembelajaran, tetapi juga sebuah gerakan untuk menciptakan kesetaraan gender. Dengan mengajarkan anak-anak bahwa tidak ada batasan dalam memilih cita-cita, kita membantu mereka untuk percaya diri dan berani mengejar impian mereka.

Foto bersama dengan gambar siswa.

Acara "Sama-sama Hebat" diadakan oleh FBD 46 UB KOMPAK sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang kesetaraan gender di kalangan anak-anak. Melalui kegiatan interaktif dan edukatif ini, peserta dari kelas 3 SD di SDN 01 Sumberbening diajak untuk mengenal peran tanpa batas dan mengeksplorasi cita-cita mereka tanpa terhalang oleh stereotip gender. Dengan semangat yang tinggi, anak-anak berpartisipasi dalam diskusi, menggambar cita-cita, dan merangkum materi yang telah dipelajari, membuktikan bahwa setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki hak untuk bermimpi dan berprestasi.