Mahasiswa KKNT UNDIP Terapkan Budidaya Berkelanjutan dengan Sistem RAS

Mahasiswa program studi Akuakultur di Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Cheila Brilliananda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Implementasi budidaya berkelanjutan dengan sistem resirkulasi air oleh mahasiswa KKNT UNDIP

Semarang (25/07/2025) – Mahasiswa tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim 105 melaksanakan program kerja inovatif yaitu menginstalasi filter Recirculating Aquaculture System (RAS) di kolam lele milik warga RW 08 Plamongan Sari. Implementasi program ini bertujuan untuk meminimalisir pergantian air budidaya dan meningkatkan kualitas budidaya ikan.
Solusi Teknologi untuk Budidaya Berkelanjutan
Sistem Resirkulasi Akuakultur adalah suatu sistem yang berprinsip dasar mendaur ulang air melalui proses filtrasi. Penerapan teknologi sistem resirkulasi air dapat mengefisienkan penggunaan air namun tetap menjaga kualitas air selama budidaya. Sistem ini dapat meningkatkan kualitas air dan memberikan hasil yang positif terhadap ikan budidaya. Meningkatnya kualitas air berpengaruh dalam kelangsungan hidup dan tingkat produksi ikan.
Kolaborasi Program Kerja yang Efektif
Pelaksanaan program kerja ini terlaksanakan dengan adanya kolaborasi kerjasama antara mahasiswa Perikanan dan mahasiswa Teknik Mesin. Dalam pelaksanaan instalasi RAS ini, mahasiswa perikanan, Cheila Brilliananda, berperan dalam perancangan sistem filtrasi, menentukan bahan sesuai dengan filter yang diperlukan, dan memberikan penjelasan mengenai kerja sistem dan manajemen kualitas air. Adapun filter yang digunakan yaitu filter mekanik, biologis, dan kimia.
Sementara itu, mahasiswa Teknik Mesin, Rizky Aryo Suryo Nugroho, berperan dalam aspek teknis instalasi. Pemasangan pompa air, instalasi pipa, hingga pengaturan kelistrikan. Peranan ini sangat penting untuk memastikan komponen mekanis dapat berfungsi secara optimal.
Implementasi sistem RAS ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas budidaya lele dan penerapan budidaya berkelanjutan di Kelurahan Plamongan Sari. Kualitas air yang selalu terjaga mampu meningkatkan kelulushidupan ikan dan membuat pertumbuhan ikan menjadi optimal. Selain instalasi filter, penyaluran informasi mengenai perawatan filter dan kolam juga dilakukan.
Program ini dapat menjadi suatu contoh bagaimana kolaborasi akademik mampu menghasilkan solusi bagus untuk penerapan budidaya berkelanjutan. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan di kehidupan nyata.
Pelaksanaan program ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. dan Riris Tiani, S.S., M.Hum., yang turut memantau perkembangan dan pelaksanaan program selama kegiatan berlangsung.
