Konten dari Pengguna

Melawan lupa Melalui Membaca dan Menulis

Christian Andre Tuwo

Christian Andre Tuwo

Guru Sejarah SMAS Rex Mundi Manado

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Christian Andre Tuwo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Buku Sejarah Dunia Singkat karya H.G Wells (foto dokumen pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Buku Sejarah Dunia Singkat karya H.G Wells (foto dokumen pribadi)

Refleksi Puitis membaca buku karya H.G Wells

Aku harus berterimakasih kepada bangsa Tiongkok

Karena mereka aku bisa menuangkan pikiranku

Dalam goresan-goresan tinta di atas kertas.

Ya dikala manusia harus repot-repot mencari papyrus

Atau menyembeli hewan yang kulitnya dijadikan media tulis

Orang Tiongkok sudah membuat kertas pada abad ke-2 SM

Namun aku juga harus lebih berterimakasih

Kepada bangsa Arab karena telah mengembangkan

Pabrik-pabrik penggilingan kertas yang kemudian

Direbut oleh dunia barat untuk kemudian membuat

Eropa melek literasi pada abad ke XIV.

Ya betapa benarnya pepatah yang mengatakan

“carilah ilmu sampai ke negeri timur”

Betapa tidak, disaat peradaban Eropa berada pada titik suram

Abad kegelapan. Dunia timur lagi giat-giatnya

Membangun kekuatan ilmu pengetahuan.

Para cendekiawan yang berdiam di pusat istana kerajaan

Mongol menjadikan segala pemikiran dari dunia Islam,

Kristen, Yahudi dan Buddha menjadi perpaduan kekuatan

Imajinasi dan ilmu pengetahuan.

Lalu datanglah apa yang dinamakan kebangkitan Eropa

Dengan tanda-tanda reinassancenya sebagai peralihan

Dari abad kegelapan menuju abad baru.

Sekilas sejarah, Eropa berubah gemilang namun tidak

Bagi dunia!

Malapetaka itu datang dari bangsa yang dulunya “buta” menjadi

Bangsa penjajah dengan balutan imperialisme dan kapitalisme

Dunia yang dulunya harmonis menjadi dunia yang penuh pertikaian

Akankah setiap perubahan menghasilkan anak kekejaman dan penderitaan?

Aku tidak tahu!

Yang jelas dunia timur sebagai Rahim peradaban dunia menjadi pusat peperangan

Dan permusuhan yang diakibatkan oleh peradaban barat yang dianggap lebih maju

Padahal mereka dulunya adalah “pencuri” harta hikmat yang berasal dari timur

Aku akhirnya harus berterimakasih kepada sejarah

Karena ia membuatku tersadar dan membuka mata lebar-lebar kepada perjuangan

Melawan lupa!

Perjuangan Daud melawan Goliath…

Perjuangan bangsa Moor melawan Spanyol…

Perjuangan Gandhi melawan Inggris…

Perjuangan Palestina melawan Zionisme…

Perjuangan Bung Karno melawan Imperialisme dan Kapitalisme.

Perjuangan yang tertulis dalam lembaran-lembaran kertas

Yang menyatu dalam simpul setiap buku.

Perlawanan melalui dunia literasi tak kan pernah ditelan oleh sejarah.

Justru sejarahlah yang membuatnya subur dalam ingatan setiap generasi.

Ayo bergerak! Ayo melawan dengan membaca!

Buku adalah senjata yang tak lekang oleh waktu!

Ayo melawan dengan menulis karena tinta lebih kuat dari senjata!