Konten dari Pengguna

Aku Kira Sendiri, Tapi Nyatanya Selalu Ada yang Menolong

Christina Yoanita

Christina Yoanita

Saya Mahasiswa dari Universitas Pancasakti Tegal

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Christina Yoanita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada satu masa dalam hidupku di mana semuanya terasa runtuh. Aku kehilangan semangat, kehilangan arah, dan rasanya seperti dunia menutup pintu di depanku. Setiap malam aku berusaha tersenyum, tapi hati ini diam-diam berperang dengan rasa takut dan kecewa. Aku pikir... aku benar-benar sendiri. Tidak ada yang paham, tidak ada yang peduli.

 Sumber ilustrasi: Dihasilkan oleh OpenAI (DALL·E) melalui ChatGPT, 2025.
zoom-in-whitePerbesar
Sumber ilustrasi: Dihasilkan oleh OpenAI (DALL·E) melalui ChatGPT, 2025.

Sampai suatu hari, saat aku sudah hampir menyerah, seseorang datang. Bukan dengan kata-kata besar, bukan dengan janji manis. Ia hanya duduk di sampingku dan berkata, “Kamu nggak harus kuat terus, yang penting jangan berhenti.”

Entah kenapa, kalimat sederhana itu membuat dadaku hangat. Aku menangis bukan karena lemah, tapi karena akhirnya aku sadar, ternyata Tuhan masih memperhatikan aku lewat orang-orang di sekitarku.

Sejak saat itu aku mulai melihat bahwa pertolongan Tuhan tidak selalu datang lewat keajaiban besar. Kadang lewat perhatian kecil, lewat senyum, atau bahkan lewat seseorang yang tiba-tiba hadir di waktu yang tepat. Tuhan tahu kapan aku butuh ditopang, dan Ia selalu mengirimkan tangan-tangan yang siap menolongku tanpa aku minta.

Firman Tuhan berkata: Mazmur 34:18

“TUHAN itu dekat kepada orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang yang remuk jiwanya.”

Ayat itu benar-benar hidup dalam diriku. Karena aku pernah di titik remuk tapi Tuhan hadir, bukan hanya dalam doa, tapi lewat kasih orang-orang yang Ia kirim.

Sekarang setiap kali aku merasa terjatuh lagi, aku selalu ingat hari itu. Hari ketika aku tahu bahwa Tuhan tak pernah pergi. Ia selalu ada… lewat cara yang mungkin tak kusadari sebelumnya.

Jadi, saat kamu merasa sendirian, percayalah kamu tidak benar-benar sendiri.Sebab di balik setiap luka, Tuhan sudah menyiapkan seseorang untuk menolongmu.Seperti di nyanyian yang berjudul "Bapa Yang Kekal, dan Jangan Pernah Menyerah"

Aku sudah mengalaminya sendiri… dan itulah mengapa aku tahu, kasih Tuhan itu nyata. 🌤️