Konten dari Pengguna

Cintai Produk Dalam Negeri, Bangga Buatan Indonesia

Christine Widianingrum

Christine Widianingrum

Saat ini saya bekerja sebagai ASN di salah satu lembaga pemerintah yaitu di Biro Komunikasi Publik, Umum dan Kesekretariatan (BKPUK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai Pranata Humas.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Christine Widianingrum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto : Kain Batik (Sumber:freepik.com)
zoom-in-whitePerbesar
Foto : Kain Batik (Sumber:freepik.com)

Di masa pandemi COVID-19 ini, para pelaku usaha bukan tidak kesulitan dalam menjual dagangannya. Ada pelaku usaha yang diuntungkan dan ada juga yang mendapatkan kerugian. Tidak sedikit juga masyarakat yang tetap memakai produk luar negeri.

Ada beberapa alasan masyarakat memilih produk luar negeri, di antaranya:

  1. Kualitas produk lebih tinggi

  2. Kemasan yang lebih menarik

  3. Adanya inovasi produk

Oleh karena itu, banyak pelatihan-pelatihan yang diadakan untuk pelaku usaha khususnya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) baik dari pemerintah maupun swasta. Hal ini dilakukan supaya pelaku usaha tetap bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini.

Saya pun menyadari bahwa produk dalam negeri juga sebenarnya bukan tidak berkualitas dan mungkin kita mengira produk yang kita beli milik luar negeri padahal milik dalam negeri sendiri.

Merek Produk Dalam Negeri

Saya melihat postingan dari indonesiabaik.id bahwa ternyata merek-merek produk di bawah ini milik dalam negeri lho, yaitu:

1. Indomie

2. Tolak Angin

3. Lea Jeans

4. Polygon

5. GT Radial

6. Batik

7. Nutrisari

8. Kopi Kapal Api

9. Hokben

10. Kopiko

11. Terry Palmer

12. Kacang Dua Kelinci

13. Bagteria

14. JCO Donut

15. Buccheri

16. Silver Queen

17. Martha Tilaar

Wow, gak nyangka kan ternyata produk-produk di atas milik Indonesia dan berkualitas. Produk tersebut juga sudah merambah ke pasar internasional. Jadi, yuk kita sama-sama mencintai produk dalam negeri dan memakai produknya. Bangga buatan Indonesia bukan cuma motto tapi dijadikan kehidupan kita sehari-hari.