Kasihan, Djadjang Nurdjaman Ditinggal Dua Asistennya di PSMS

belajar hidup lewat sepakbola
Tulisan dari Christopel Naibaho tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hasil buruk dialami PSMS hingga pekan ke-13 Liga 1. Total lima kali kemenangan berbanding terbalik dengan 8 kekalahan. Hasil itu memaksa manajemen PSMS melakukan perombakan di tim pelatih hingga pemain.
Usai mendepak Sadney Urikhob, kini PSMS melakulan hal yang sama kepada dua asisten pelatih, yakni M Yusup Prasetyo (Yoyo) dan Suwanda (pelatih fisik). Hal tersebut dikatakan CEO PSMS, Doddy Tahir didampingi sekretaris Julius Raja di Medan, Jumat (8/6).
"Ini bagian dari evaluasi karena sudah diberikan kesempatan hingga 13 laga, tapi tidak ada perubahan makanya diputuskan kerja samanya. Itu juga berlaku untuk pemain lokal. "Kami akan benahi tim ini untuk putaran kedua, makanya harus dievaluasi yang tidak berkontribusi buat tim," tegasnya.
