Konten dari Pengguna

KKN UP di Desa Tamansari: Edukasi Lingkungan dan Digitalisasi UMKM Pohpohan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Christoper Harrison Sastra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi KKN Kelompok 20 FIKOM UP
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi KKN Kelompok 20 FIKOM UP

Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila yang tergabung dalam Kelompok 20 telah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 8 hari di Desa Tamansari RW 008, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang berlangsung pada 19–26 Juli 2025 ini mengusung tema EcoGreen dengan dua fokus utama, yaitu penguatan kesadaran lingkungan dan digitalisasi UMKM keripik pohpohan khas desa setempat. Program ini menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran warga akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM lokal.

Fokus pertama diwujudkan melalui serangkaian kegiatan edukatif dan praktis. Edukasi pemilahan sampah dilakukan melalui sosialisasi langsung ke warga RT 003, dengan materi seputar pemisahan sampah organik dan anorganik. Mahasiswa juga mengadakan pelatihan pembuatan pupuk kompos dari sisa makanan rumah tangga, serta pemanfaatan ember bekas cat sebagai tempat sampah daur ulang. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Leuweung Bobojong, ruang terbuka hijau yang difungsikan sebagai lokasi wisata edukatif dan pelestarian lingkungan.

Dokumentasi KKN Kelompok 20 FIKOM UP - Leuweung Bobojong

Selain itu, dilakukan gotong royong lingkungan, distribusi tempat sampah daur ulang, dan praktik pembuatan pupuk kompos yang hasilnya dibagikan kepada pelaku UMKM setempat untuk mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Tak hanya untuk warga dewasa, edukasi lingkungan juga dilakukan di SDN 01 Tamansari dengan melibatkan siswa kelas 3 dan 4 dalam kegiatan kreatif seperti menghias pot tanaman dari galon bekas dan menanam bibit pohon secara bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan menanamkan sikap cinta lingkungan kepada anak-anak sejak dini melalui metode yang menyenangkan.

Dokumentasi KKN Kelompok 20 FIKOM UP - SDN 01 Tamansari

Fokus kedua, yaitu digitalisasi UMKM, terwujud melalui pendampingan intensif kepada Ibu Nay, pemilik usaha Keripik Pohpohan Tamansari (KEPOTA). Mahasiswa memberikan pelatihan langsung mengenai cara membuat akun toko online di e-commerce lokal, optimalisasi promosi melalui media sosial, dan penggunaan dompet digital (e-wallet) untuk transaksi. Selain pelatihan, mahasiswa juga membantu merancang konten promosi visual untuk digunakan di berbagai platform digital. Pendampingan ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu mengelola dan memperluas pasarnya secara mandiri.

Dokumentasi KKN Kelompok 20 FIKOM UP - UMKM KEPOTA (Keripik Pohpohan Tamansari)

Program KKN ini turut diwarnai dengan kegiatan penunjang seperti penanaman bibit pohon (tomat, cabai, dan pinus) di halaman sekolah SDN 01 Tamansari serta kunjungan ke kebun pohpohan dan peternakan warga. Mahasiswa juga melakukan observasi dan koordinasi rutin dengan warga dan perangkat desa guna memastikan program berjalan lancar dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.

Partisipasi aktif dari tokoh masyarakat seperti Ketua RW 008, Ketua RT 001 & 003, pengelola Leuweung Bobojong, serta Kepala Sekolah SDN 01 Tamansari, menjadi faktor pendukung penting keberhasilan program ini. Keberadaan mereka memperkuat sinergi antara mahasiswa dan warga dalam mewujudkan program yang berkelanjutan.

Kelompok 20 berharap, hasil dari program KKN ini dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh warga, baik dalam bentuk kebiasaan ramah lingkungan maupun pemanfaatan teknologi digital dalam bisnis UMKM lokal.