Konten dari Pengguna

Resensi Buku Gesture: Belajar Membaca Emosi Melalui Bahasa Tubuh

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Chairina Husna Afifah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Identitas Buku

Judul: Gesture: Mengungkap Makna Di Balik Bahasa Tubuh Orang Lain Dari Mikroekspresi Hingga Makroekspresi

Penulis: Zaka Putra Ramdani

Penerbit: Jendela Penerbit

Tahun Terbit: 2021

Jumlah Halaman: 210

Bahasa: Indonesia

Genre: Nonfiksi/Psikologi dan Komunikasi Nonverbal

Sinopsis

Buku ini mengajak pembaca untuk lebih peka terhadap hal-hal yang tidak terucapkan oleh lawan bicara, tetapi sebenarnya tersampaikan melalui tubuh mereka. Penulis membahas bagaimana gestur, ekspresi wajah, hingga hal-hal yang terlihat sepele seperti golongan darah maupun tulisan tangan dapat menjadi petunjuk untuk memahami karakter dan emosi seseorang. Selain itu, buku ini juga mengulas bagaimana mendeteksi seseorang yang sedang berbohong melalui sentuhan, intuisi, paralinguistik, hingga pentingnya kecerdasan emosi dalam berkomunikasi sehari-hari. Pembahasan dalam buku ini mencakup berbagai topik mengenai komunikasi nonverbal dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Resensi

Hal yang paling menarik dari buku ini menurut saya adalah cara penulis menjelaskan bagaimana seseorang menunjukkan emosinya melalui bahasa tubuh. Penulis tidak hanya menjelaskan bahwa suatu gestur memiliki arti tertentu, tetapi juga menjelaskan alasan di balik munculnya gestur tersebut. Jadi, pembaca tidak hanya mengetahui maknanya, tetapi juga bisa memahami mengapa tubuh bereaksi demikian ketika seseorang mengalami perasaan tertentu. Cara seperti ini membuat pembahasannya jadi lebih menarik dan tidak terasa sekadar menjelaskan teori.

Hal lain yang saya suka adalah isi buku ini cukup mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah membaca, pembaca dapat mulai menerapkan apa yang dipelajari saat mengamati orang-orang di sekitar, baik itu teman, keluarga, rekan kerja, maupun diri sendiri. Pembahasan yang menggabungkan sudut pandang psikologi dan ilmu komunikasi membuat isi buku terasa lebih lengkap. Sejauh ini, saya belum menemukan kekurangan yang menonjol. Beberapa bagian hanya perlu dibaca lebih dari satu kali supaya lebih paham. Namun, secara keseluruhan, bahasa yang digunakan cukup mudah dipahami dan pembahasannya menarik.

Kesimpulan

Gesture merupakan buku yang tepat bagi siapa saja yang ingin lebih memahami seseorang melalui bahasa tubuh, terutama bagi mereka yang tertarik pada psikologi komunikasi dan pengembangan diri. Buku ini memberikan wawasan baru mengenai cara manusia mengelola dan menunjukkan emosinya, sehingga pembaca menjadi lebih peka terhadap komunikasi nonverbal dalam kehidupan sehari-hari.

Rating: 8,7/10.