Konten dari Pengguna

Panas Terbuang di Industri, Apa Peran Teknik Kimia?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Cika Maeliya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi digital tentang pemanfaatan panas buangan dalam proses industri. Visual menampilkan alur panas dari proses produksi menuju sistem pemanfaatan kembali, yang menggambarkan peran Teknik Kimia dalam meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi pemborosan.Ilustrasi Ai
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi digital tentang pemanfaatan panas buangan dalam proses industri. Visual menampilkan alur panas dari proses produksi menuju sistem pemanfaatan kembali, yang menggambarkan peran Teknik Kimia dalam meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi pemborosan.Ilustrasi Ai

Di balik produk yang kita gunakan sehari-hari, terdapat proses industri yang membutuhkan banyak energi. Pemanasan, pendinginan, pencampuran, dan pemisahan merupakan beberapa proses yang umum dilakukan dalam industri kimia.

Salah satu persoalannya adalah adanya energi panas yang terbuang selama proses berlangsung.

International Energy Agency (IEA) mencatat bahwa sektor industri menyumbang hampir 40 persen konsumsi energi final global. Karena itu, meningkatkan efisiensi energi menjadi bagian penting dalam mengurangi penggunaan energi industri.

Panas Tidak Selalu Harus Terbuang

Dalam Teknik Kimia, terdapat konsep integrasi panas (heat integration). Sederhananya, panas yang dihasilkan dari satu proses dapat dimanfaatkan untuk proses lain yang membutuhkan panas.

Cara ini dapat mengurangi kebutuhan energi tambahan.

Penelitian dalam jurnal Energy pada 2024 juga membahas pemanfaatan panas buangan pada industri petrokimia. Hasil kajian tersebut menunjukkan adanya potensi untuk memanfaatkan panas yang sebelumnya tidak digunakan secara optimal.

Konsep ini menunjukkan bahwa efisiensi tidak selalu berarti mengganti seluruh peralatan dengan teknologi baru. Proses yang sudah ada pun dapat dievaluasi dan dioptimalkan.

Teknik Kimia Punya Peran

Sebagai mahasiswa Teknik Kimia, saya mempelajari bahwa materi seperti neraca energi, termodinamika, dan perpindahan panas memiliki hubungan langsung dengan persoalan industri.

Dari perhitungan tersebut, kita dapat mengetahui bagaimana energi digunakan dan mencari bagian proses yang masih dapat diperbaiki.

Menurut saya, inilah salah satu hal menarik dari Teknik Kimia. Ilmu yang dipelajari di kelas ternyata tidak berhenti pada rumus, tetapi dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan nyata.

Industri membutuhkan produk yang berkualitas, tetapi prosesnya juga perlu menggunakan energi secara bijak.

Karena itu, peran Teknik Kimia bukan hanya membuat suatu proses berjalan, tetapi juga membantu mencari cara agar proses tersebut lebih efisien dan mengurangi pemborosan energi.