Si Adik Bungsu

Saya adalah mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta jurusan Ilmu Komunikasi angkatan tahun 2021.
Tulisan dari Cindy Silviana Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terlahir sebagai anak bungsu perempuan satu-satunya di keluarga adalah salah satu kenikmatan yang harus disyukuri, mengapa tidak? Karena banyak anak di luar sana ingin berada di posisi ini. Berada di antara 3 kakak laki-laki yang selalu menjaga dan menyayangi aku sebagai anak bungsu perempuan satu satu nya.
Memiliki banyak kakak ini lah yang sebagai bagian dalam kegembiraan dalam keluarga. Bagaimana tidak? Hidup disatu atap yang sama dengan karakter yang berbeda - beda sangat memacu adrenalin sebagai adik bungsu perempuan.
Sudah banyak dikenal jika si bungsu ini memiliki sifat yang manja, sulit untuk mandiri dan susah diatur. Padahal sebenarnya anak bungsu perempuan inilah yang selalu diajarkan oleh kakak - kakaknya untuk belajar mandiri dan selalu mendengarkan apa yang dikatakan oleh kakak atau orang tua nya.
Hidup dan besar di antara laki-laki membuat anak bungsu perempuan sedikit kesulitan untuk mengekspresikan atau mencurahkan isi hati dan beban pikiran yang sedang dialaminya. Maka, tidak heran jika banyak anak bungsu yang pada akhirnya memilih jalur sosial media seperti twitter untuk mencurahkan isi hatinya. Seperti pada tagar #anakbungsu ini contoh bahwa banyak nya anak bungsu memilih untuk mencurahkan isi hatinya di akun twitter nya.
Si bungsu perempuan ini biasanya sebagai warna dalam keluarga, dia lah yang selalu ceria, selalu ada saja leluconnya. Terkadang, orang rumah akan merasa kesepian jika si bungsu perempuan meninggalkan rumah. Tapi, bukan berarti sebagai anak bungsu perempuan tidak pernah mengalami hal sedih dan takut.
Ketakutan terbesar sebagai anak bungsu yaitu ketika dirinya belum mempunyai apa-apa dan belum bisa membahagiakan orang tua, tetapi umur orang tua semakin berkurang dan merasa sangat dikejar dengan umur orang tua.
Kesimpulannya yaitu, berikanlah kesempatan anak bungsu memilih jalan apa yang akan dipilih, apresiasi selalu haasil kerja keras nya, biarkanlah si bungsu mengutarakan pendapatnya, dan berikanlah tempat untuk si bungsu berkeluh kesah kepada keluarganya. Karena, tidak ada perbedaan antara anak bungsu dan kakak - kakaknya.
