Kisah Wanita dan Cinta Pablo Picasso di Balik Inspirasi Karyanya

Mulailah membaca dengan Bismillah, akhiri dengan Istighfar. Kisah didramatisir dari kisah nyata.
Tulisan dari Cinta dan Rahasia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seniman asal Spanyol, Juan Pablo Picasso memang dikenal sebagai seorang master seni yang punya reputasi menghancurkan banyak hati wanita. Uniknya, dia sering menjadikan para wanita yang dia gaet sebagai inspirasi dari karyanya yang luar baisa.
Bahkan menurut beberapa sejarawan, seks, cinta, dan seni merupakan sesuatu yang saling berhubungan dalam kehidupan Pablo Picasso. Dia kerap menjadikan wanita yang dia dekati atau istrinya sebagai inspirasi utama dari karyanya. Hal ini yang kemudian membuat Picasso mampu menciptakan sebuah seni yang punya ciri dan identitas.
Setidaknya, dalam perjalanannya menciptakan berbagai karya seni luar biasa, Picasso memiliki enam orang wanita yang menjadi inspirasinya. Wanita-wanita ini adalah wanita terbesar yang tentu secara tidak langsung membantunya menjadi seniman terkenal nan melegenda di seluruh dunia.
Bahkan tidak berlebihan menyebut Picasso sebagai salah satu seniman paling berpengaruh di abad ke-20. Pertama, wanita yang pernah menjadi inspirasinya adalah Fernande Olivier yang punya nama asli Amelie Lang.
Dia menjadi kekasih Picasso pada sekitar tahun 1904. Olivier menginspirasi Picasso membuat Les Denoiselles d’Avignon (1907) dan Head of a Woman (Fernande) (1909). Kemudian wanita kedua yang menjadi inspirasinya adalah seorang penari balet Rusia berdarah biru bernama Olga Khokhlova.
Dia bertemu dengan Picasso ketika Picasso berusia 36 tahun. Karena kepincut dengan artisnya, Khokhlova menikahinya pada 12 Juli 1918, dan pasangan itu menetap di Prancis. Beberapa tahun kemudian, mantan penari itu melahirkan anak pertama Picasso, seorang putra bernama Paulo.
Ketika menjalin hubungan dengan Khokhlova, Picasso mengeksplorasi tema seni seperti rumah tangga dan keibuan.
Lalu wanita ketiga yang jatuh kepelukan Picasso untuk kemudian menginspirasinya adalah Marie-Therese Walter. Saat itu Picasso berusia 45 tahun ketika dia melihat Walter yang berusia 17 tahun berjalan keluar dari sebuah department store di Paris.
Dia terpesona dengan bentuk tubuhnya yang dianggapnya sebagai bentuk tubuh wanita ideal. Inspirasi yang dibuat Picasso dari inspirasi Walter adalah gambar neoklasik Picasso Vollard Suite (1930-1937) dan lukisan berwarna cerah Le Rêve (1932).
Setelah selesai dengan Walter, dia kemudian pindah ke lain hati yaitu dengan fotografer Dora Maar. Dia adalah Seorang fotografer surealis dan aktivis politik anti-fasis. Karya yang dihasilkan Picasso ketika bersama Maar lebih gila. edua kekasih itu mulai bereksperimen dengan fotografi dan lukisan.
Picasso menciptakan karya bernama eeping Woman (1937) dan Guernica (1937). Lalu wanita selanjutnya yang menginspirasi Picasso adalah Francoise Gilot. Dalam praktiknya, Picasso menciptakan karya bernama Femme Debout ketika bersama Gilot.
Wanita terakhir yang jatuh ke pelukan Picasso sebagai inspirasinya adalah Jacqueline Roque yang usianya masih 26 tahun sedangkan Picasso berusia 71 tahun. Pada tahun 1961, enam tahun setelah kematian Khokhlova yang merupakan istri keduanya, Roque menikahinya, dan keduanya tetap bersama sampai kematiannya pada tahun 1973.
Konon dia melukis Roque lebih dari 160 kali dan menggunakannya di lebih dari 400 karya. Roque juga memiliki potret paling banyak dari wanita mana pun dalam hidupnya.
Itulah enam wanita yang ada di hidup Picasso dan mampu menginspirasinya dalam menciptakan karya seni luar biasa. Bagaimana menurut kalian?
