Wanita dan Pria yang Klop akan Punya Detak Jantung Seirama

Mulailah membaca dengan Bismillah, akhiri dengan Istighfar. Kisah didramatisir dari kisah nyata.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Cinta dan Rahasia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika orang merasakan chemistry instan satu sama lain pada kencan pertama, hati mereka mulai berdetak selaras, sebuah studi baru menunjukkan hal ini.
Kita sering berpikir bahwa kita tahu apa yang kita cari dalam diri pasangan, tetapi penelitian menunjukkan bahwa orang yang akhirnya membuat kita jatuh cinta seringkali tidak sesuai dengan preferensi ideal kita.
“Meskipun seseorang mungkin tampak cocok di Tinder, kita mungkin tidak merasakan apa-apa saat bertemu orang itu di kehidupan nyata,” kata Eliska Prochazkova dari Universitas Leiden di Belanda.
ni mungkin karena ketertarikan tidak hanya didasarkan pada "tampilan" seseorang di atas kertas, tetapi juga pada firasat yang kita dapatkan ketika kita bersama mereka, katanya.
Untuk mempelajari apa yang terjadi pada tingkat fisiologis ketika orang-orang langsung tertarik pada kencan pertama, Prochazkova dan rekan-rekannya membuat sebuah eksperimen. Mereka mengundang 142 pria dan wanita heteroseksual lajang berusia 18 hingga 38 tahun untuk pergi melakukan kencan buta selama 4 menit.
Para peserta mengenakan kacamata pelacak mata, monitor detak jantung, dan perangkat untuk memantau keringat di telapak tangan mereka.
Beberapa pasangan dilaporkan menjadi lebih tertarik satu sama lain saat kencan mereka berlanjut, sementara yang lain gagal untuk saling cocok. Dari semua pasangan yang cocok, 17 persen menyatakan keinginan bersama untuk pergi berkencan lagi.
Pasangan yang ingin bertemu lagi dan menilai satu sama lain hingga mengembangkan sinkronisasi fisiologis. Detak jantung mereka mulai meningkat dan melambat pada saat yang sama dan keringat di telapak tangan mereka meningkat dan menurun secara bersamaan.
Mekanisme yang mendasari sinkronisasi fisiologis masih belum jelas, tetapi ada kemungkinan bahwa ketika kalian bertemu seseorang yang sangat kalian sukai, kalian secara tidak sadar memperhatikan ekspresi mikro mereka.
Sinkronisasi fisiologis juga telah diamati antara ibu dan bayi mereka saat mereka bermain bersama, menunjukkan hal itu dapat membantu memperkuat ikatan sosial secara lebih umum, kata Prochazkova.
