Kumparan Logo
Konten Media Partner

3 Rumah Warga di Kuningan Tertimbun Longsor

ciremaitodayverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Longsor menerjang tiga rumah warga di Dusun Pahing RT 09 RW 03 Desa Cipasung, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (9/4). (Andri)
zoom-in-whitePerbesar
Longsor menerjang tiga rumah warga di Dusun Pahing RT 09 RW 03 Desa Cipasung, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (9/4). (Andri)

ciremaitoday.com, Kuningan - Curah hujan yang tinggi memicu musibah bencana alam baik longsor maupun banjir terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan. Bencana longsor tersebut merusak sejumlah rumah warga di Desa Cipasung, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Senin malam (8/4).

Kepala Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Agus Mauludin, menyebutkan longsor mengenai tiga rumah warga di Dusun Pahing RT 09 RW 03, Desa Cipasung.

“Longsoran tebing setinggi 12 meter menimpa 2 unit rumah warga atas nama Sutopo (60 tahun) dan Ujang (60). Bagian dapur rumah Pak Sutopo rusak, sedangkan rumah Pak Ujang juga sama bagian dapur rusak ditambah dengan ruang keluarga. Lalu 1 unit rumah lagi milik Saroi (65), longsor tebing setinggi 10 meter menimpa bagian dapur dan kamar mandi,” kata Agus, Selasa (9/4).

Bencana longsor lain, kata Agus, terjadi di jalan arah Cigugur ke Gunung Keling tepatnya di lingkungan Sukasari RT 01 RW01 Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Tebing setinggi 5 meter longsor menimpa sebagian jalan tersebut.

“Kami bersama tim Pemadam Kebakaran, Polsek, TNI dan masyarakat serta perangkat kelurahan langsung melakukan pembersihan material longsoran. Saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun kendaraan mobil,” katanya.

Selain longsor, bencana banjir juga terjadi di Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan. Sebanyak 2 unit rumah warga yakni Toto (61) dan Sueb (50) terendam air setinggi 20 sentimeter, ditambah kolam ikan milik Toto juga ikut terendam.

“Kemudian tembok pagar rumah bagian samping kanan ambruk dan Tembok Penahan Tanah (TPT) bagian depan rumah samping kiri juga longsor. Itu lokasinya di sekitar rumah Pak Toto,” ujarnya.

Longsor yang menimpa wilayah Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan terjadi saat intensitas hujan deras dan berlangsung cukup lama. (Andri)

Camat Darma, Didin Bachrudin, mengatakan kejadian longsor yang menimpa wilayah Darma terjadi saat malam tadi, ketika intensitas hujan deras dan berlangsung cukup lama.

“Dari laporan yang kami terima ada 3 rumah warga yang terkena longsor. Satu rumah ada yang 3 kepala keluarga dengan 12 jiwa, lalu berbeda lokasi juga ada dua rumah lain terkena longsoran tanah,” katanya.

Pihaknya mengimbau, agar pemerintahan desa dapat mengarahkan warga yang tertimpa tanah longsor untuk diungsikan sementara. Sebab dengan intensitas hujan yang masih kerap terjadi, dapat berpotensi longsor susulan.

“Jadi untuk menjaga keamanan, agar rumah warga yang kena tanah longsor mengungsi di rumah saudaranya atau tetangga terdekat yang aman. Penanggulangan sementara hari ini kita bersama warga bergotong-royong secara manual untuk membersihkan material longsoran tanah,” ungkapnya.

Akibat tanah longsor, kata Didin, ada dapur rumah warga rata dengan tanah dan dinding bagian ruang tengah retak-retak. Sehingga warga disarankan agar mengungsi di rumah tetangga atau saudaranya yang lebih aman.

“Tingkat kerusakan rumah warga ini sama, rata-rata bagian dapur dan WC. Bukan hanya di Cipasung sebenarnya, di Paninggaran juga ada, itu banjir dari selokan. Semoga ada bentuk perhatian dari pemerintah terhadap warga kami yang saat ini tengah berduka, akibat rumahnya tertimpa tanah longsor,” katanya lagi.

Waarga membersihkan material longsor yang masuk ke kediaman mereka. Rumah warga mengalami kerusakan akibat longsor. (Andri)

Sementara itu, warga Desa Cipasung Mahfud Syarif (28) menjelaskan, waktu kejadian tanah longsor terjadi saat menjelang isya sekitar pukul 18.30 WIB. Hujan besar itu sudah berlangsung sejak sore hari, dibarengi dengan petir.

“Kami juga dengan warga di sini sudah khawatir, karena hujan besar sejak sore ditambah ada petir. Kalau di daerah sini sih ada tiga rumah yang kena longsor. Alhamdulillah semuanya selamat walaupun sedang ada di dalam rumah,” ucapnya.

Dia menyebut, kondisi dapur rumahnya sangat parah karena tertimbun material longsor. “Warga di sini yang kena longsor juga sudah mengungsi, kami juga ada imbauan dari BPBD agar menempati rumah yang aman sementara ini. Cuaca juga gak menentu sekarang, kadang tiba-tiba hujan besar kadang kecil,” pungkasnya. (*)

Penulis: Andri

Editor: Tomi Indra Priyanto