Bupati Cirebon Harap Lembaga Kajian Ini Ciptakan Demokrasi yang Lebih Baik

Konten Media Partner
12 Oktober 2023 19:50 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto bersama Bupati, perwakilan Parpol, Ketua KPU, dan para pengurus Lembaga Kajian Pembangunan dan Demokrasi (LKPD) Kabupaten Cirebon, yang baru saja resmi dilantik. Foto: Tarjoni/Ciremaitoday
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama Bupati, perwakilan Parpol, Ketua KPU, dan para pengurus Lembaga Kajian Pembangunan dan Demokrasi (LKPD) Kabupaten Cirebon, yang baru saja resmi dilantik. Foto: Tarjoni/Ciremaitoday
ADVERTISEMENT
Ciremaitoday.com, Cirebon-Pengurus Lembaga Kajian Pembangunan dan Demokrasi (LKPD) Kabupaten Cirebon, resmi dilantik di Grage City Mall pada Kamis (12/10/2023). Usai dilantik, mereka pun langsung dituntut agar ke depannya bisa memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan dan demokrasi di Kabupaten Cirebon.
ADVERTISEMENT
Kegiatan yang bertemakan 'Cerdas Berdemokrasi Menuju Pemerataan Pembangunan Kabupaten Cirebon yang Berkemajuan dan Berkeadilan' ini dihadiri sejumlah tokoh penting di Kabupaten Cirebon. Di antaranya, Bupati Cirebon, Imron yang sekaligus membuka Kongres LKPD, hingga beberapa perwakilan partai politik dan Ketua KPU Kabupaten Cirebon yang juga sebagai Dewan Penasehat LKPD, Sopidi.
"Kami berharap anak-anak yang baru saja dilantik ini bisa bekerja dengan baik dan akan menciptakan menumbuhkan di Kabupaten Cirebon ini demokrasi yang berjalan dan lebih baik," ujar Imron kepada wartawan usai kegiatan tersebut.
Menurut Imron, dengan tumbuhnya demokrasi di Kabupaten Cirebon, berarti akan tumbuh juga wawasan masyarakat. Karena demokrasi akan tumbuh apabila masyarakatnya juga memiliki SDM yang baik.
"Karena kalau SDM masyarakatnya lemah, tidak mungkin akan tahu hak dan kewajiban mereka dalam berdemokrasi," tandasnya.
ADVERTISEMENT
Ia menilai, jika hal itu berjalan dengan baik, Imron optimistis Kabupaten Cirebon akan lebih maju lagi baik dalam hal pembangunan maupun demokrasinya.
"Jadi silakan, makanya saya tawarkan nanti kolaborasi dengan dinas apa, agar dinas terkait juga bisa melaksanakan programnya dengan baik dan sesuai aturan," katanya.
Ketua KPU yang juga Dewan Penasehat LKPD, H Sopidi menjelaskan, LKPD ini di ikhtiarkan dan lahir jauh sebelum lembaga ini diresmikan. Yang awalnya sempat muncul bernama Kopitede singkatan dari Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi, lalu berubah lagi menjadi Kudupede.
"Lalu juga sempat muncul, Kapidi, intinya soal kepedulian teman-teman. Lalu wadah ini kelihatannya teman-teman ingin dijadikan sebagai media untuk mereka berikhtiar, berkontribusi kepada pembangunan," katanya.
Jadi, menurutnya, lembaga ini menjadi bagian dari teman-teman untuk bersilaturahmi, berkumpul untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Ketua Umum LKPD, Agus Riyanto menyampaikan, setelah dilantik, pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi dan rapat kerja. Pertama, pihaknya akan menginventarisir permasalahan-permasalah di 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon.
"Itu sebagai pembelajaran bagi kita, karena kita awal. Makanya kita baru pembelajaran dulu, nanti ke depannya baru step-stepnya baru akan bisa maksimal," katanya.
Pihaknya juga siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dan pihak lainnya demi pembangunan daerah dan tumbuhnya demokrasi di Kabupaten Cirebon agar lebih baik. (*)