Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cegah Klaster Baru, Pemkab Majalengka Batalkan Salat Id di Alun-alun

ciremaitodayverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Majalengka, Karna Sobahi seusai melaksanakan salat Id pada tahun 2019. (Dok. Ciremaitoday/Oki Kurniawan)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Majalengka, Karna Sobahi seusai melaksanakan salat Id pada tahun 2019. (Dok. Ciremaitoday/Oki Kurniawan)

Ciremaitoday.com, Majalengka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, membatalkan rencana menggelar salat Idul Fitri di Alun-alun Majalengka yang belum lama diresmikan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, pembatalan rencana melaksanakan salat Id di Alun-alun Majalengka setelah mendapatkan masukan dari sejumlah pihak karena dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan dan memunculkan klaster COVID-19 baru.

"Kita tidak jadi (salat Id) di Alun-alun, batal, saya batalkan. Nanti khawatirnya menimbulkan kerumunan," kata Bupati Majalengka Karna Sobahi, Minggu (9/5/2021).

Pada saat bersamaan, Karna mengaku pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur tentang pelaksanaan peringatan Hari Raya Idul Fitri.

Secara umum Karna melanjutkan, ada 6 poin dalam SE yang diterbitkan pada Kamis (6/5/2021). Dalam surat tersebut, Bupati Majalengkan membolehkan masyarakat melaksanakan salat Id berjamaah di Masjid dengan beberapa ketentuan.

"Ini syaratnya menggelar salat Idul Fitri nanti, harus dilaksanakan dalam skala kecil di tingkat dusun, RW atau blok. Seluruh jemaah diwajibkan membawa sajadah, memakai masker dan menjaga jarak, pengurus masjid atau musala hendaknya menunjuk petugas kusus dalam pelaksanaan protokol kesehatan ketat," kata Karna.

Kemudian, waktu pelaksanaan juga dibatasi seperti khutbah, khotib tidak lebih menyampaikan ceramah lebih dari 15 menit, tidak melaksanakan dzikir bersama atau tahlil, musafahah dan ziarah kubur massal selepas salat Id.

"Tidak melaksanakan zikir bersama atau tahlil, ziarah kubur massal bada salat Idul Fitri. Jemaah langsung pulang ke rumah masing-masing," ujarnya.