CFD Jalan Siliwangi di Cirebon Dihentikan

Ciremaitoday.com, Cirebon - Aktivitas car free day (CFD) di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon dihentikan untuk sementara waktu. Penghentian ini ditengarai karena maraknya praktik pungutan liar dan masalah kebersihan.
CFD merupakan sarana bagi warga untuk beraktivitas di luar ruang yang bebas asap kendaraan. Pemerintah Kota Cirebon menyediakan CFD di Jalan Siliwangi, tepat di tengah pusat kota setiap minggu dari pukul 06.00 Wib hingga pukul 09.00 Wib.
CFD disediakan bagi warga sejak tahun 2010 lalu. Di sana warga bebas melakukan aktivitas seperti olahraga pagi, jogging, bersepeda, dan lainnya tanpa diganggu oleh hilir mudik kendaraan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon Abdullah Syukur mengatakan, setelah jam CFD selesai sepanjang Jalan Siliwangi banyak sampah berserakan, karena pedagang berjajar memenuhi hampir sebagian besar arena CFD.
"Semakin hari pedagang kaki lima semakin banyak, membuka lapak di sembarang tempat. Harusnya, setelah selesai berdagang, tempat itu bersih seperti semula," katanya, Kamis (21/11/2019).
Karena alasan itu, pihaknya kini menghentikan sementara arena CFD untuk di evaluasi. Agar ruang aktivitas warga itu, kembali pada fungsi asal yakni mengurangi dampak polusi akibat asap kendaraan.
"Sementara dihentikan untuk waktu yang belum ditentukan. Kami akan evaluasi dulu agar sesuai fungsinya," ujarnya.
Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon Andi Armawan mengaku, pihaknya tidak ingin cepat-cepat menyimpulkan bahwa di tengah arena CFD marak terjadi aksi pungutan liar. Namun, pihaknya menyatakan akan tetap menyelidiki praktik pungli tersebut.
"Saya sendiri belum melihat ke sana, ini masalah sensitif, jadi kami harus bertindak hati-hati. Tapi tetap akan kita cari, apakah ini dilakukan rutin setiap minggu, apakah dilakukan hanya untuk mencetak id card pedagang saja. Kita akan cocokkan pengakuan pedagang dengan yang terjadi di lapangan," katanya.
Menurutnya, penataan pedagang dan area parkir perlu dilakukan, karena ada potensi ekonomi serta potensi pendapatan daerah.
"CFD kan hanya beberapa jam saja, kami juga harus mengakomodir masyarakat dalam memberdayakan usaha kecil menengah. Tinggal nanti, pedagang ini ditempatkan dimana dan parkirnya ditempatkan dimana," pungkasnya.
