Kumparan Logo
Konten Media Partner

Dinyatakan Sehat, Hewan Kurban di Kuningan Dipasangi Kalung Khusus

ciremaitodayverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Kuningan secara teliti memeriksa kesehatan setiap hewan ternak yang diperjualbelikan. (Ciremaitoday)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Kuningan secara teliti memeriksa kesehatan setiap hewan ternak yang diperjualbelikan. (Ciremaitoday)

Ciremaitoday.com, Kuningan – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Dinas Peternakan dan Perikanan Kuningan gencar melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan kurban. Salah satunya saat berada di Pasar Hewan Awirarangan Kuningan, petugas secara teliti memeriksa kesehatan setiap hewan yang diperjualbelikan tersebut.

Setiap hewan yang telah diperiksa, petugas memberikan tanda khusus berupa kalung sehat. Sehingga hewan yang memiliki kalung sehat ini, dipastikan layak konsumsi dan boleh diperjualbelikan kepada masyarakat.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kuningan, drh Ropiq dalam keterangan persnya, Minggu (12/7/2020), mengatakan, jika setiap hewan yang telah diperiksa dan dinyatakan sehat, maka akan dipasangi tanda khusus berupa kalung sehat. Hal ini sebagai tanda bahwa hewan telah diperiksa dan dinyatakan sehat, sehingga layak untuk dikonsumsi masyarakat.

“Jadi setiap hewan yang telah memenuhi kelayakan dan kesehatan tersebut, kita berikan kalung tanda sehat dan layak pada hewan. Ini agar mempermudah pembeli saat memilih hewan untuk kurban,” ungkapnya.

Jika dinyatakan sehat, setiap hewan ternak dipasangi kalung khusus sebagai tanda telah memenuhi kriteria layak konsumsi. (Ciremaitoday)

Hanya saja, Ia menyebut, ada beberapa hewan yang belum layak dijadikan sebagai hewan kurban. Salah satunya karena usia hewan yang belum cukup dan beberapa cacat ringan.

“Hewan yang layak kurban itu kan ada kriterianya baik secara Syariat Islam dan juga kesehatan. Nah yang bisa dijadikan hewan kurban itu adalah hewan yang sehat, seperti dari penampakan fisiknya,” ujarnya.

Menurutnya, secara fisik dapat dilihat dari kelincahan, nafsu makan dan tidak ada cacat pada bagian tubuh hewan ternak. Kemudian harus cukup usia ditandai dengan gigi seri hewan yang telah tanggal dan tumbuh gigi pastinya, jika kambing atau domba telah lebih dari satu tahun dan sapi harus lebih dari dua tahun.

“Kita sering khawatirkan selama ini kan adanya penyakit anthrax yang dicirikan dari pendarahan pada lubang-lubang tubuh hewan ternak. Makanya kita akan terus periksa secara berkala baik di pasar-pasar hewan, lapak-lapak, maupun di kandang-kandang peternak,” pungkasnya.(*)