FPI Cirebon Raya Larang Anggotanya Ikut Aksi di MK

Konten Media Partner
13 Juni 2019 16:02 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kantor DPC FPI Kota Cirebon Raya. (Juan)
ciremaitoday.com, Cirebon, - Front Pembela Islam (FPI) Cirebon Raya melarang anggotanya berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi di depan Mahkamah Konstitusi (MK) saat digelarnya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan capres/cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto/Sandiaga Uno, Jumat (14/6).
ADVERTISEMENT
Ketua FPI Cirebon Raya, Habib Muhammad Al-Habsy sudah menginstruksikan kepada seluruh anggotanya untuk tidak berangkat ke Jakarta. “Kami minta kepada seluruh kawan-kawan untuk beraktivitas seperti biasa. Lebih baik, kita mencari nafkah seperti biasa, terlebih untuk keluarga,” katanya, Kamis (13/6).
Menurut Al-Habsy, keberangkatan ke Jakarta membutuhkan dana yang besar. Apalagi, sudah ada instruksi dari Prabowo Subianto kepada para pendukungnya, untuk tidak datang ke Jakarta. Sebelumnya, dalam video yang diunggah oleh akun Partai Gerindra di YouTube, Prabowo meminta kepada para pendukungnya untuk tidak pergi ke Jakarta.
“Pak Prabowo juga meminta pendukungnya untuk tidak ke Jakarta,” tegasnya.
Muhammad Al-Habsy juga menuturkan, aksi-aksi yang dilakukan di Jakarta selama ini, tidak bisa merubah hasil yang akan ditetapkan. Oleh karena itu, ia lebih menyarankan untuk menunggu keputusan yang akan dihasilkan nanti.
ADVERTISEMENT
“Kita tunggu hasilnya saja. Toh kita ngoyo-ngoyo ke Jakarta juga, tidak merubah apa-apa,” katanya.
Ia uga memastikan, jika ada anggota FPI dari Cirebon yang berangkat ke Jakarta, itu bukan merupakan instruksi darinya. Pihaknya juga tidak bertanggung jawab, jika ada anggota yang mengaku sebagai FPI Cirebon dalam aksi di MK nanti.
“Kalau ada yang mengaku dari FPI Cirebon dan berangkat ke Jakarta, itu bukan instruksi dari kami. Dan kami juga tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (*)
Penulis : Juan
Editor : Tomi Indra Priyanto