News
·
16 September 2021 20:07
·
waktu baca 2 menit

Ini Hasil Uji Laboratorium Kasus Burung Pipit Mati Massal di Balai Kota Cirebon

Konten ini diproduksi oleh ciremaitoday
Ini Hasil Uji Laboratorium Kasus Burung Pipit Mati Massal di Balai Kota Cirebon (139573)
searchPerbesar
Ratusan bahkan ribuan burung pipit mati dan berjatuhan di Balai Kota Cirebon. FOTO: Juan/CIREMAITODAY
Ciremaitoday.com, Cirebon - Pemeriksaan sampel burung pipit yang mati massal dan berjatuhan di sekitar areal parkir Balai Kota Cirebon, Jawa Barat, telah terbit.
ADVERTISEMENT
Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon menyebutkan dari hasil uji laboratorium itu menunjukkan bahwa burung pipit yang mati negatif Avian Influenza dan Flu New Castle (ND).
Kabid Pertanian dan Peternakan DKPPP Kota Cirebon, Iin Inayati menyampaikan, hasil pemeriksaan sampel burung pipit tersebut belum selesai. Ia menyebut sampel itu masih harus diuji di laboratorium bakteriologi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Hasil lengkap belum keluar. Karena ada yang proses untuk uji lab bakteriologi," kata Iin dalam keterangan yang diterima, Kamis (16/9/2021)
Selain tes PCR, kata dia, dari hasil otopsi bangkai burung pipit itu tidak ditemukan kerusakan pada bagian organ dalam. Ia memastikan kematian ratusan burung pipit tersebut bukan disebabkan oleh infeksi virus.
"Yang sudah keluar adalah uji PCR untuk Avian Influenza dan ND, hasilnya negatif. Autopsi untuk melihat organ dalam juga, hasilnya tidak ditemukan perubahan, artinya organ dalam normal," kata Iin.
ADVERTISEMENT
Iin mengatakan dugaan sementara mati massalnya burung pipit itu dikarenakan perubahan cuaca yang ekstrem. "Jadi kesimpulan sementara, penyebab kematian bukan karena penyakit. Kemungkinan dugaan sementara karena perubahan cuaca ekstrem," ucap Iin.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020