Pencarian populer

Lagi, Dua Anggota KPPS di Indramayu Meninggal Dunia Usai Pemilu 2019

Illustrasi

ciremaitoday.com, Indramayu, - Korban meninggal dunia dari anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) usai Pemilu 2019 terus bertambah. Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, petugas KPPS meninggal dunia akibat kelelahan dan mengalami drop fisik. Dua petugas KPPS yang diketahui meninggal dunia seusai bertugas di TPS, diantaranya anggota KPPS TPS 01 Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Carmudi dan Ketua KPPS TPS 004, Pramono, warga Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang.

"Dua petugas KPPS meninggal dunia, akibat mengalami kelelahan secara fisik," ujar Ketua KPU Kabupaten Indramayu Ahmad Toni Fathoni, Senin (22/4). Dari dua orang itu, Carmudi sempat menjalani perawatan di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon selama dua hari sejak Sabtu (20/4/2019). Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa Carmudi tak tertolong.

Komisioner KPU Kabupaten Indramayu lainnya, Fahmi Labib menambahkan, kedua petugas KPPS itu meninggal diduga kelelahan setelah menjalankan tugas pada Pemilu 2019. Proses pemungutan hingga penghitungan suara dimungkinkan kondisi kesehatan keduanya terganggu.

"Petugas KPPS harus menyiapkan semua hal dalam pelaksanaan di TPS. Ini menguras energi yang cukup besar," kata dia.

Selain di Kabupaten Indramayu, sebelumnya, seorang anggota KPPS di TPS 13 Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Letkol Inf (Purn) Ngadiono Supa'at, diketahui meninggal dunia diduga akibat kelelahan.

Ngadiono sendiri merupakan mantan Dandim 0620 Kabupaten Cirebon. Selain Ngadiono, Ketua KPPS 10 Desa Kaliwedi Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Kaelani juga meninggal dunia akibat dugaan serupa. Kaelani yang diketahui merupakan guru SDN Kaliwedi Lor ini mengembuskan nafas terakhir di tengah perjalanan menuju RSUD Arjawinangun usai helatan Pemilu 2019.

"Usai selesai melakukan rekapitulasi di Kecamatan, korban langsung pulang ke rumah untuk beristirahat. Namun, saat berada di kamar mandi, korban terjatuh dan harus dilarikan ke rumah sakit. Akan tetapi, saat diperjalanan, nyawa korban tidak tertolong," ungkap Camat Kaliwedi Dedi Susilo. (*)

Penulis : Tomi Indra Priyanto

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Minggu,19/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20