Kumparan Logo
Konten Media Partner

Lupa Matikan Kompor, Restoran di Taman Kota Kuningan Nyaris Terbakar

ciremaitodayverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Damkar Kuningan saat memadamkan kobaran api yang menghanguskan gerobak penggorengan milik Resto Tamkot Kitchen. (Istimewa/Damkar Kabupaten Kuningan)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Damkar Kuningan saat memadamkan kobaran api yang menghanguskan gerobak penggorengan milik Resto Tamkot Kitchen. (Istimewa/Damkar Kabupaten Kuningan)

Ciremaitoday.com, Kuningan - Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan Taman Kota Kuningan, Jawa Barat, yang nyaris membakar seluruh bangunan Resto Tamkot Kitchen pada Selasa (8/6/2021) malam.

Api berasal dari gerobak penggorengan yang terbakar di lantai dasar Resto Tamkot Kicthen. Peristiwa itu pun sempat menarik perhatian semua pengunjung di lokasi Tamkot Kuningan. Karena api berkobar cukup besar dan berada di dekat deretan ruko-ruko Tamkot Kuningan.

Namun tak berselang lama, petugas Damkar Kuningan langsung tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sebab gerobak yang awalnya berada di lantai dasar resto langsung digotong keluar bangunan.

Kepala Damkar Kuningan, Khadafi Mufti menuturkan, peristiwa itu bermula saat seorang pegawai tengah menggoreng sosis pesanan pengunjung Resto Tamkot Kitchen. Namun tiba-tiba pegawai itu meninggalkan gorengan sosis dalam keadaan kompor masih menyala.

"Saat meninggalkan sosis yang tengah digoreng, pegawai itu ternyata membantu rekan yang lain di bagian bar. Mungkin karena kelupaan, kemudian saat sadar sudah melihat asap yang mengepul dan api berkobar dari penggorengan," terangnya.

Seketika itu, lanjutnya, para pegawai Resto Tamkot Kitchen mencoba memadamkan dengan cara menyiramkan air ke titik kobaran api. Namun tak diduga, ternyata kobaran api justru semakin membesar sehingga gerobak langsung dibawa ke luar bangunan resto.

“Jadi saat mereka mencoba memadamkan api dengan cara menyiramkan air kedalam wajan yang berisi gorengan dan minyak, bukannya api padam malah api semakin membesar. Akhirnya mereka menggotong gerobak yang terbakar dari dapur ke halaman depan,” imbuhnya.

Dia mengaku, setelah menerima laporan adanya kebakaran langsung menerjunkan 5 personel dengan 1 unit randis. Kobaran api yang menghanguskan gerobak dorong bisa dikendalikan sekitar 10 menit.

"Kita padamkan dengan menggunakan APAR milik Damkar, hanya 10 menit. Anggota juga membersihkan sisa tumpahan minyak dari gerobak yang tumpah di halaman depan Tamkot Kitchen," jelasnya.

Pihaknya menduga, kebakaran dipicu dari kompor gas yang menyala saat digunakan untuk proses penggorengan. Kerugian sendiri ditaksir hanya Rp 5,5 juta akibat gerobak dorong dan kompor hangus terbakar.