News
·
4 April 2021 17:41

Melihat Kontes Bonsai Seharga Jutaan Rupiah di Kuningan, Jabar

Konten ini diproduksi oleh ciremaitoday
Melihat Kontes Bonsai Seharga Jutaan Rupiah di Kuningan, Jabar (236260)
Bupati Kuningan, H Acep Purnama saat melihat langsung berbagai kreasi tanaman hias bonsai yang dipajang di Hotel Sangkanurip Kabupaten Kuningan, Jabar. (Andri Yanto)
Ciremaitoday.com, Kuningan - Ratusan tanaman hias jenis bonsai seharga jutaan rupiah dipajang saat kontes bonsai lokal di Hotel Sangkanurip Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (4/4/2021). Kontes pameran seni bonsai dan suiseki tingkat terbuka ini dibuka langsung Bupati Kuningan, H Acep Purnama.
ADVERTISEMENT
Bonsai sendiri diketahui tanaman hias yang berasal dari Jepang, dengan menumbuhkan miniatur hias dalam wadah untuk meniru bentuk dan skala pohon secara keseluruhan.
Ketua Pelaksana, Sandi Susandi mengatakan, kontes dan pameran ini bertujuan sebagai sarana edukasi dan pembelajaran bagi penghobi tanaman hias khususnya bonsai. Sehingga dapat memacu perkembangan dan kreatifitas penghobi bonsai maupun suiseki.
“Kami berharap, para penghobi bonsai khususnya mereka yang bergabung di Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kabupaten Kuningan bisa menciptakan ekonomi kreatif dari berseni bonsai dan suiseki,” ungkapnya.
Melihat Kontes Bonsai Seharga Jutaan Rupiah di Kuningan, Jabar (236261)
Tampak sejumlah tanaman bonsai kreasi kontestan yang dipajang di Hotel Sangkanurip Kabupaten Kuningan, Jabar. (Andri Yanto)
Dia menyebutkan, jumlah yang dipamerkan terdapat 680 bonsai dan 18 batu suiseki dengan ratusan kontestan. Semoga para pecinta bonsai dapat bersinergi dengan berbagai pihak, sehingga kedepan menjadi bisnis yang menguntungkan.
ADVERTISEMENT
Salah seorang penghobi bonsai, Royani menuturkan, kini di tempat tinggalnya telah dibangun sebuah galeri tanaman hias bonsai. Potensi tanaman bonsai kreasi warga di desanya tak kalah jika diadu dengan bonsai lain.
“Jadi untuk mendapat bahan bonsai, biasanya kami lakukan dengan cara mencari ke hutan atau dengan cara melakukan pembibitan sendiri seperti mencangkok dan lainnya. Walaupun dilakukan secara otodidak, namun bonsai buatan kami tidak kalah dengan yang professional,” ujar Royani, warga Desa/Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan.
Dia menyebut, soal harga bonsai yang dikreasikan berkisar di angka ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bahkan tak sedikit tanaman bonsai buatan warga Japara yang dijual dengan harga jutaan rupiah.

Bupati Kuningan Dukung Kreativitas Pegiat Bonsai

Sementara Bupati Kuningan, H Acep Purnama mengatakan, penggiat bonsai dapat menjadi profesi dengan ditunjang kemauan dan kemajuan teknologi.
ADVERTISEMENT
“Dengan kecanggihan pengetahuan dan teknologi, segala sesuatu bisa dilakukan. Yang penting ada kemauan,” katanya.
Melihat Kontes Bonsai Seharga Jutaan Rupiah di Kuningan, Jabar (236262)
Bupati Kuningan, H Acep Purnama mengapresiasi kontes seni bonsai dan suiseki di Hotel Sangkanurip Kuningan, Jabar. (Andri Yanto)
Ia berpesan, agar PPBI bisa menuntun masyarakat untuk mencintai lingkungan dengan berbagai variatif tanaman, sekaligus dalam membangkitkan ekonomi kreatif di masyarakat.
“Silakan bervariasi dan berkreasi. Tapi tolong tetap perhatikan, jaga dan lestarikan alam dengan dibuatnya tanaman baru,” tutupnya.(*)