Melihat Lebih Dekat Latihan Atlet Panjat Tebing Cilik di Kabupaten Kuningan

Ciremaitoday.com, Kuningan, – Panjat tebing menjadi salah satu olahraga ekstrim yang menguji adrenalin seseorang saat menaiki puncak di ketinggian tertentu. Karena itu, penghobi panjat tebing sebagian besar memang berasal dari kalangan laki-laki.
Namun siapa sangka, tak sedikit kaum perempuan yang memiliki nyali untuk bermain wall climbing atau panjat tebing. Hal ini dapat terlihat dari aktivitas Komunitas Panjat Tebing Merah Putih Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Tak hanya usia remaja, adapula pemanjat tebing dari kalangan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD). Hampir setiap hari, komunitas panjat tebing ini memberi pelatihan bagi penghobi panjat tebing sejak usia dini.
“Kita setiap hari ada juga yang latihan, kecuali hari Jumat. Sekarang kita juga sedang mempersiapkan atlet untuk mengikuti BK Porda Jawa Barat,” kata Ketua Komunitas Panjat Tebing Merah Putih Kuningan, Melina Fitriani Ajeng Supartho Putri saat dihubungi awak media, Minggu (23/5/2021).
Selain persiapan BK Porda Jabar, pihaknya tengah melakukan seleksi bagi pengibar bendera merah putih untuk momentum hari kemerdekaan. Nantinya, bendera merah putih rencananya akan dikibarkan di atas tebing wilayah Cisantana Kabupaten Kuningan.
“Kita rencana akan mengibarkan bendera di atas tebing, lebar bendera 10 meter dan tingginya 7 meter. Itu minimal bendera yang kita punya, mudah-mudahan ada yang ngajak kerjasama dengan bendera lebih besar lagi,” ucapnya.
Latihan Atlet Panjang Tebing
Dia menyebutkan, latihan untuk panjat tebing khusus spider kids bagi anak-anak usianya yakni 7-13 tahun. Termasuk bagi remaja diatas 13 tahun hingga usia dewasa tetap diberi arahan saat berlatih, khususnya perlengkapan diri untuk keamanan saat panjat tebing.
“Alhamdulillah untuk savety kita sudah ada sertifikasi instruktur dari Sekolah Panjat Tebing Merah Putih Bandung. Kita instrukturnya sudah tersertifikasi, jadi insya Allah keamanan pemanjat tebing nomor satu,” tandasnya.
Bahkan belum lama ini, pihaknya juga melakukan latihan di tebing dengan ketinggian sekitar 10 meter. Ada pemanjat tebing dari kelas spider kids 1 orang, pelajar 3 orang dan mahasiswa 2 orang.
“Itu yang dari spider kids masih kelas 5 SD usianya 12 tahun. Kebetulan itu anak saya namanya Maysabita, saat itu latihan tertutup di tebing daerah Cisantana,” terangnya.
Pihaknya berharap, melalui sejumlah latihan yang terus dilakukan dapat mengasah kemampuan dan keahlian setiap atlet pemanjat tebing. Sehingga saat mengikuti event-event bergengsi seperti BK Porda, para atlet dapat meraih prestasi terbaiknya untuk mengharumkan nama Kabupaten Kuningan. ***
