Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemkot Cirebon Operasikan Bus Rapid Trans, Sopir Angkot Mengeluh

ciremaitodayverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rencana Pemerintah Kota Cirebon yang akan mengoperasikan Bus Rapid Trans (BRT) pada April 2021 mendatang, dikeluhkan para sopir angkutan kota (Angkot). (Juan)
zoom-in-whitePerbesar
Rencana Pemerintah Kota Cirebon yang akan mengoperasikan Bus Rapid Trans (BRT) pada April 2021 mendatang, dikeluhkan para sopir angkutan kota (Angkot). (Juan)

Ciremaitoday.com, Cirebon,- Rencana Pemerintah Kota Cirebon yang akan mengoperasikan Bus Rapid Trans (BRT) pada April 2021 mendatang, dikeluhkan para sopir angkutan kota (Angkot). Keluhan tersebut, muncul karena omzet mereka dikhawatirkan semakin menurun terlebih dihantam Pandemi COVID-19. Selain itu, moda transportasi pun semakin variatif seperti ojek online, angkutan pribadi, dan taxi online.

Sekretaris Pengurus Angkutan Umum, Sunaryo mengatakan, merasa kecewa karena tidak pernah dilibatkan dalam diskusi baik rencana maupun sosialisasi rencana Pemkot menjalankan BRT.

"Ajak kami diskusi, selama ini tidak ada koordinasi apapun. Sementara, kami terancam kehilangan trayek akibat adanya BRT," katanya, Sabtu, (20/03/2021).

Ia mengaku, akibat adanya transportasi online dan Pandemi COVID-19 pendapatan menurun drastis hingga 70 persen, oleh karenanya ia mengajak sopir angkot lainnya untuk terus beroperasi walaupun pendapatan per hari tidak seberapa

"Walaupun pendapatan menurun, kami akan tetap melayani masyarakat. Memang menurun, yang penting ada pemasukan," imbuhnya.

Organda Kota Cirebon mengaku hingga kini belum ada koordinasi dari Pemkot Cirebon mengenai rencana dioperasikannya BRT pada April 2021 mendatang. (Juan)

Pengoperasian Bus Rapid Trans Kota Cirebon

Sementara, Ketua Organda Kota Cirebon Karsono mengaku, hingga kini belum ada koordinasi dari Pemkot Cirebon mengenai rencana dioperasikannya BRT pada April 2021 mendatang.

"Belum ada pertemuan apapun dengan pihak terkait mengenai rencana pengoperasian BRT. Ketika ada moda transportasi baru maka harus ada koordinasi dengan angkutan yang lama," ujarnya. ***