Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemuda di Cirebon Ciptakan Karya Seni dari Limbah Styrofoam

ciremaitodayverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sarman Firmansyah memamerkan karya seninya dari styrofoam bekas. (Juan)
zoom-in-whitePerbesar
Sarman Firmansyah memamerkan karya seninya dari styrofoam bekas. (Juan)

Ciremaitoday.com, Cirebon - Styrofoam bekas pakai yang tidak berharga dan tidak sedap dipandang ternyata bisa disulap menjadi karya seni bernilai ekonomis.

Itulah yang dilakukan pemuda asal Cirebon bernama Sarman Firmansyah, Ketua Sanggar Salsabila Art, yang membuat styrofoam bekas berubah menjadi bernilai jual.

Sanggar seni yang berlokasi di Jalan Kapten Samadikun, Gang Melati, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon ini, sudah sejak 1 tahun lalu berdiri dan memiliki ratusan anggota.

Sarman mengatakan, dari tangannya limbah styrofoam menjadi beberapa miniatur seperti miniatur singabarong, paksi naga kuman, dan lainnya.

"Kami mencari styrofoam di tempat pembuangan sampah, biasanya bekas bungkus perlengkapan elektronik seperti kulkas dan lainnya," katanya, Sabtu (6/1/2021).

Ia pun tidak menelan sendiri mentah-mentah kreativitasnya. Ide brilian ini, ditularkan Sarman kepada anggotanya untuk membuat berbagai miniatur dari yang sederhana sampai yang paling sulit.

Waktu penyelesaiannya pun berbeda-beda tergantung tingkat kesulitan, dari hitungan hari hingga 2 minggu. "Dalam pelatihannya kami difasilitasi oleh Pemerintah Kota Cirebon," imbuhnya.

Sarman mengaku, hingga kini mengalami sejumlah kendala, di antaranya dalam hal penjualan dan promosi hasil karyanya hingga dikenal masyarakat luas.

"Kami belum mendapat dukungan promosi dan penjualan," ujarnya.

Selain berbagai kerajinan miniatur, Sarman dan anggotanya membuat kerajinan aksesori pertunjukkan wayang dan sanggar tari tradisional

"Kami juga mengajarkan tari tradisional mulai dari TK hingga SMA," pungkasnya.