Kumparan Logo
Konten Media Partner

Petugas Pantau Lokasi Diduga Tempat Prostitusi di Perbatasan Jabar-Jateng

ciremaitodayverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi. (Kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. (Kumparan)

Ciremaitoday.com, Cirebon - Satpol PP Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, saat ini tengah memantau dua lokasi yang diduga sebagai lokasi praktik prostitusi.

Sebelumnya Satpol PP Kabupaten Cirebon bersama aparat gabungan menghancurkan belasan warung yang diduga menjalankan praktik pelacuran di Blok Jongor. Tempat prostitusi legendaris yang berada di tepi Sungai Kalijaga Cirebon itu telah rata dengan tanah.

"Saya tidak mengatakan di Cirebon ini ada lokalisasi. Tapi, kita sedang mengawasi dua tempat. Masih kita pantau," kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tribuntranmas) Satpol PP Kabupaten Cirebon Sugiharto, Sabtu (11/7/2020).

Iman mengatakan, dua tempat yang diduga sebagai lokasi pelacuran itu berada di wilayah Kecamatan Palimanan dan perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Kita belum memiliki bukti kuat. Kalau sudah ada bukti kuat praktik prostitusi, maka bisa kita lakukan langkah seperti kemarin (pembongkaran Blok Jongor)," kata Iman.

Iman mengaku pihaknya masih rutin merazia sejumlah tempat-tempat yang diduga dijadikan pelacuran. Untuk penanganan pekerja seks komersial (PSK) bekerjasama dengan Dinsos Cirebon dan Jabar.

"Kalau ada yang terazia. Kita asesmen dulu di Palimanan (panti rehabilitasi). Kalau iya PSK maka penanganan dilanjutkan oleh Dinsos Cirebon," kata Iman.

Menurut Iman, perkembangan bisnis esek-esek tersebut sejalan dengan kemajuan teknologi. Selain cara konvensional, tawar menawar secara tatap muka. Sejumlah PSK juga menawarkan dirinya secara dalam jaringan (daring) atau online.

"Sekarang tidak semua bentuknya warung kopi. Sekarang sudah online. Kami kesulitan melacaknya, sampai saat ini belum ke arah sana," tuntas Iman.