Reaksi KPCT Setelah Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tolak DOB Cirebon Timur

Ciremaitoday.com, Cirebon - Ketua Komite Pemekaran Cirebon Timur (KPCT) Qorib Magelung Sakti menilai, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Muhammad Lutfi, tidak mengerti dinamika di Cirebon Timur sehingga ia menolak pemekaran Cirebon Timur.
Bahkan, Muhammad Lutfi dianggap Qorib bukan representasi dari rakyat, karena tidak mengerti Cirebon Timur.
"Kalau Lutfi mengerti Cirebon Timur, dia tidak akan mengatakan seperti itu. Pemekaran Cirebon Timur bukan masalah politis, tapi suatu keharusan," kata Ketua KPCT Qorib Magelung Sakti, Senin (16/11/2020).
Menurutnya, jika Ketua DPRD menolak pemekaran Cirebon Timur sah-sah saja, karena setiap orang memiliki pendapat berbeda, tapi pemekaran suatu wilayah terlebih di Cirebon Timur sangat perlu dilakukan untuk memperpendek ruang kendali masyarakat dan luas wilayah dianggap cukup untuk dilakukan pemekaran.
"Kalau Lutfi berpendapat seperti itu, bagi saya sah-sah saja, karena di alam Demokrasi semua orang bebas mengatakan apa saja," imbuhnya.
Solusi Bersama untuk Cirebon Timur
Dia pun meminta, seluruh pihak yang menolak pemekaran Cirebon Timur untuk duduk bersama mencari solusi terbaik untuk pemekaran Cirebon Timur.
"Saya mempertanyakan apa dasarnya Ketua DPRD menolak? Kalau menolak ayo kita duduk bersama. Jangan sampai berbicara atas nama pribadi dan politis. Mari kita lihat Cirebon Timur yang sebenarnya," terangnya.
Hingga kini, pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan-persiapan untuk menopang terbentuknya Kabupaten Cirebon Timur di antaranya adalah pembaharuan statuta, persiapan audiensi dengan Bupati, dan lainnya.
"Kita ini lagi proses, lagi mempersiapkan administrasi dan mempersiapkan segala konsep-konsep yang sudah ada," pungkasnya.
