Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sebut Pantai Cirebon Terkotor ke 3, Pandawara Ajak Warga Bersih-bersih Sampah

ciremaitodayverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Pantai Kesenden, Kota Cirebon yang tampak dipenuhi sampah. Foto : Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Pantai Kesenden, Kota Cirebon yang tampak dipenuhi sampah. Foto : Istimewa

Ciremaitoday.com, Cirebon-Kelompok konten bersih-bersih sampah, Pandawara Group akan melakukan kegiatan bersih-bersih sampah yang menumpuk di Pantai Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu-Minggu 12-13 Agustus 2023 besok. Kelompok ini, rencananya akan mengajak 7800 relawan atau volunteer di Kota Cirebon untuk membersihkan pantai tersebut.

"Kita dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 78. Maka dari itu kita mengajak seluruh masyarakat kota Cirebon terutama sebanyak 7800 volunteer untuk bisa hadir di kegiatan acara besok," ujar Gilang, salah satu anggota Pandawara kepada wartawan di Kota Cirebon, Jumat (11/8/2023).

Pandawara mengeklaim, Pantai Kesenden adalah salah satu pantai terkotor ke 3 di Indonesia. Penyebutan urutan ke 3 ini, aku dia, merupakan hasil survei yang dilakukan oleh Pandawara Group.

"Itu versi Pandawara Group. Karena gini, kita dari mulai pantai terkotor nomor 1 sampai nomor 2 dan sekarang nomor 3 itu (Pantai Kesenden)" tandasnya.

Kelompok Pandawara Group saat menggelar pertemuan dengan lurah Kesenden, Ruliyanto (paling kiri). Foto : Tarjoni

Pandawara juga mengeklaim bahwa memiliki orang lokal dari Aceh hingga ke daerah timur Indonesia yang selalu memantau situasi dan kondisi sungai maupun pantai di setiap daerahnya masing-masing.

"Kita tuh jadi punya lokal heroes dari mulai Aceh sampai ke daerah timur. Itu yang selalu mantau situasi di domisili masing-masing entah itu sungai maupun pantai," katanya..

Bahkan, Pandawara juga telah memiliki 10 daftar lokasi pantai yang dalam keadaan kotor. Dan nomor 3 adalah pantai kesenden, Kota Cirebon.

"Sebenarnya kita sudah punya list sampai nomor 10. Jadi kita sudah mulai urutkan dari tingkat kerusakan ekosistemnya, banyaknya tumpukan sampah yang ada di bibir pantai sampai kualitas air di bibir pantai itu sendiri," katanya.

"Jadi itu tuh, hitungan kita. Jadi kita memonitor dari daerah barat sampai ke daerah timur. Seperti itu," sambungnya.

Menurutnya, saat tiba di Cirebon tepatnya saat berkunjung ke lokasi pantai tersebut pihaknya sempat menanyai salah seorang warga setempat yang sedang beraktivitas di sekitaran pantai.

Warga tersebut, kata dia, mengatakan bahwa semua sampah yang ada di pantai Kesenden merupakan kiriman dari sungai.

"Karena memang dilihat dari geografis itu pantai dipinggirnya itu ada muara. Memang kita lihat dengan mata kita sendiri bahwa sampah yang ada di pantai adalah kiriman dari sungai," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.

Sementara itu, Lurah Kesenden, Ruliyanto mengatakan kegiatan bersih-bersih sampah yang digerakkan oleh Pandawara Group harus didukung dan diberi pujian. Ia juga mengajak semua masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.

"Aksi ini harus kita puji dan harus kita gerakkan secara menyeluruh," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi setelah pantai tersebut dibersihkan. (*)