Syuting, Bupati Cirebon Ambil Peran Ini di Film Baridin dan Suratminah

Konten Media Partner
16 Januari 2024 20:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bupati Cirebon, Imron, saat melakukan syuting film Baridin dan Suratminah, Selasa (16/1). Foto: Tarjoni/Ciremaitoday
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Cirebon, Imron, saat melakukan syuting film Baridin dan Suratminah, Selasa (16/1). Foto: Tarjoni/Ciremaitoday
ADVERTISEMENT
Ciremaitoday.com, Cirebon-Bupati Cirebon, Imron, melakukan syuting perdananya di film Baridin dan Suratminah, Selasa (16/1). Dalam film bergenre komedi horor ini, Imron memerankan tokoh kepala desa.
ADVERTISEMENT
Film cerita lokal yang cukup melegenda ini digarap oleh Bagian Prokompim Setda Kabupaten Cirebon. Tentunya, film ini banyak menyampaikan pesan-pesan dalam tentang roda kehidupan.
Imron menyampaikan, Baridin dan Suratminah awalnya adalah sebuah cerita lokal masyarakat yang beredar di wilayah Cirebon secara turun temurun.
Cerita tersebut, kata dia, diangkat menjadi film karena mengandung banyak makna dan filosofi dalam kehidupan.
"Agar masyarakat se-Indonesia tau, bahwa kita (Cirebon) juga punya cerita legenda masyarakat," ujar Imron kepada wartawan disela syuting, Selasa (16/1).
Menurutnya, perilisan film ini juga bertujuan agar generasi muda mengetahui seni dan budaya Cirebon. Harapannya, kata dia, generasi muda dapat melestarikannya.
"Di era globalisasi tentunya anak-anak muda jangan sampai tidak tau budaya-budaya asli Cirebon karena terpengaruh dengan budaya-budaya luar," katanya.
ADVERTISEMENT
Sutradara Film Baridin dan Suratminah sekaligus Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), Faisal Amir menyebutkan, Bupati dalam film ini berperan sebagai tokoh pemimpin, yakni kepala desa. Di
"Pak Bupati tetap menjadi figur pimpinan yang menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat," ungkapnya.
"Salah satunya dalam bermasyarakat kita harus saling menghormati dan menghargai," sambungnya.
Adapun jumlah total pemain film Baridin dan Suratminah sekitar, kata dia, yakni 70 aktor yang mayoritas didominasi warga asli Cirebon.
"Ada juga dari Jakarta dan selain itu juga ada artis dari film nasional yang ikut berperan," pungkasnya.(*)