Kumparan Logo
Konten Media Partner

Tumpukan Sampah Cemari Pantai Kesenden Kota Cirebon

ciremaitodayverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pantai Kesenden Kota Cirebon Jawa Barat tercermari oleh tumpukan sampah yang berada di bibir pantai. (Komara)
zoom-in-whitePerbesar
Pantai Kesenden Kota Cirebon Jawa Barat tercermari oleh tumpukan sampah yang berada di bibir pantai. (Komara)

Ciremaitoday.com, Cirebon, - Pantai Kesenden Kota Cirebon Jawa Barat tercermari oleh tumpukan sampah yang berada di bibir pantai. Hal ini juga berdampak pada nasib para nelayan saat mencari ikan.

Sampah yang terbawa dari aliran sungai ini juga mengakibatkan pendangkalan sungai sehingga menyulitkan arus lalu lintas para nelayan.

Tumpukan sampah nampak terlihat di sepanjang pantai kesenden Kota Cirebon kurang lebih sepanjang 1 sampai 2 kilometer. Sampah rumah tangga yang terbawa ke laut tersebut mencemari pantai.

Tak hanya itu, banyaknya tumpukan sampah ini juga mengakibatkan air laut di kota Cirebon ini nampak keruh.

Ruliyanto Lurah Kesenden mengatakan banyaknya tumpukan sampah ini berasal dari sampah rumah tangga yang berasal dari sungai kedung pane yang mengalir ke laut dan mengakibatkan pantai kesenden ini tercemari oleh tumpukan sampah.

embed from external kumparan

Pencemaran di Pantai Kesenden Cirebon

Hal ini juga berdampak terhadap warga di pemukiman sekitar yang berjarak sekitar 500 meter. Warga mengeluhkan bau tak sedap akibat tumpukan sampah.

"Faktor yang dominan akibat terbawa aliran sumgai dam bermuara ke hilir laut dam masuk pantai wilayah kami,” kata dia Sabtu (25/09/2021).

Keluhan sedimentasi juga berdampak perekonomian nelayan. Ketika kapala nelayan harus bersandar, harus menunggu air pasang selama 4 jam.

Warga sekitar pantai Kesenden mengeluhkan bau tak sedap akibat tumpukan sampah. (Komara)

Tak hanya itu, banyaknya sampah juga berpengaruh terhadap pendapatan ekonomi nelayan sekitar. Pasalnya, kapal nelayan kerap tersangkut sampah pada bagian baling baling dan alami kerusakan.

Sofyan, nelayan kesenden mengaku nelayan terganggu akibat tumpukan limbah sampah.

“Baling-baling perahu nelayan tersangkut sampah dan menjadi rusak,” kata dia. (Komara)